YOKALBAR - Petani di Desa Serunai, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas, dibuat resah dengan serangan hama tikus yang menyerang padi milik mereka.
Ketua Kelompok Tani Tri Karya, Asmadi mengatakan, beberapa petani resah dengan tingginya serangan hama tikus yang memakan padi petani.
Padahal, lanjutnya, padi-padi warga ini baru memasuki masa pembuahan.
"Memang beberapa petani merasa resah atas serangan hama tikus yang menyerang ke lahan padi petani, dan mirisnya lagi padi petani tersebut baru memasuki masa pembuahan," ujar Asmadi.
Menurut penuturan Asmadi, serangan hama tikus ini sudah tahun kedua. Jika terkena serangan hama tikus, kata dia, maka sangat kecil potensi untuk mendapatkan panen padi yang melimpah. Petani di sana terancam gagal panen.
Baca Juga: Seorang Warga Negara Vietnam Ditetapkan Jadi Tersangka Akibat Selindupkan Satwa Liar Dilindungi
Oleh sebab itu, Asmadi berharap kepada semua pihak, terutama penyuluh dan Dinas Pertanian untuk bisa menyikapi hal ini.
Supaya ke depan, imbuh dia, serangan hama tikus tersebut tidak terjadi lagi.
"Dengan itu juga saya sangat berharap kepada penyuluh pertanian dan dinas pertanian untuk bisa membantu petani supaya serangan hama tikus tersebut tidak terjadi lagi ke depan. Jika harus dengan gerakan pengendalian Gerdal hama tikus maka ayo bimbing petani untuk melakukan hal tersebut," terangnya.
"Jika ada racun tikus atau obat pembasmi tikus maka bolehlah bantu petani yang terkena serangan hama tikus tersebut," pungkasnya.