YOKALBAR - Sebanyak 37 anak di Kabupaten Sambas menderita kanker. Begitu penuturan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dr Ganjar Eko Prabowo pada Kamis (16/2).
"Jumlah penderita kanker anak di Kabupaten Sambas tahun 2022 sampai dengan sekarang 37 orang," terang dr Ganjar Eko Prabowo.
Menurut penuturannya, setidaknya terdapat enam jenis kanker yang sering menyerang anak-anak, mulai dari leukemia, retinoblastoma, osteosarkoma, neuroblastoma, limfoma maligna, hingga karsinoma nasofaring.
Angka kematian akibat kanker yang dialami anak ini, lanjutnya, mencapai 50 hingga 60 persen.
Hal ini, ia katakan, dikarenakan pada umumnya penderitanya datang terlambat saat berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Baca Juga: Kapolres Landak Ungkap Trend Masalah Kamtibmas Saat Ini, Berikut Pesannya Kepada Masyarakat
"Data Kementerian Kesehata RI Tahun 2018 menunjukan prevalensi penderita kanker pada anak usia 0-14 tahun adalah sekitar 2 persen dari semua kejadian kanker," ungkapnya.
Selain itu, berdasarkan data WHO, terdapat 8.677 anak di Indonesia yang berusia 0-14 tahun menderita kanker pada Tahun 2020.
"Selain itu, Data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) Tahun 2018 menunjukan leukemia atau kanker darah menjadi jenis kanker terbanyak yang dialami oleh anak-anak," pungkasnya.