Program serupa juga diterapkan di Sekolah Menengah No. 5 Guangzhou di Provinsi Guangdong, yang telah mendukung kebijakan tidur siang sejak lebih dari satu dekade lalu.
Siswa diajarkan untuk mengatur tikar tidur mereka secara mandiri, sehingga meningkatkan kesadaran akan manajemen diri.
Manfaat Tidur Siang: Bukti Ilmiah yang Mendukung
Penelitian menunjukkan bahwa tidur siang singkat, khususnya 20–30 menit, dapat meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan suasana hati.
National Sleep Foundation merekomendasikan durasi ini sebagai waktu optimal untuk memulihkan energi tanpa menimbulkan rasa pusing setelah bangun.
Studi dari University of Delaware di China menemukan bahwa tidur siang selama 30–60 menit efektif meningkatkan fungsi neurokognitif remaja.
Siswa yang rutin tidur siang juga dilaporkan memiliki kualitas tidur malam yang lebih baik.
Selain itu, tidur siang dapat membantu mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati.
Namun, penting untuk memperhatikan waktu tidur siang agar tidak mengganggu pola tidur malam.
Johns Hopkins Medicine merekomendasikan tidur siang sebelum pukul 15.00 dengan durasi maksimal 45 menit untuk menghindari gangguan siklus tidur.
Artikel Terkait
Muhammadiyah Setuju Libur Sekolah Selama Ramadan, Perbanyak Waktu untuk Memperbaiki Akhlak dan Budi Pekerti
Konsep Pembelajaran Selama Ramadan Tinggal Menunggu Surat Edaran, Menag: Paling Lambat Diumumkan Senin Besok
Muhammadiyah Setuju Libur Sekolah Selama Ramadan, Perbanyak Waktu untuk Memperbaiki Akhlak dan Budi Pekerti
Kobaran Api Goreskan Pilu Warga DKI: Selain di Glodok Plaza Kini Kebakaran Melalap Rumah Padat Penduduk Kawasan Kemayoran
BRI CoreLab Bareng Mahasiswa Kampus USU: Pelatihan Content Creator Menarik dalam Event Roadshow Promedia di Kota Medan!