YOKALBAR - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti insiden kebakaran yang melanda apartemen Mediterania di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis, 30 April 2026 pagi.
Dalam unggahan Instagram resmi @humasjakfire, pada hari yang sama, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta melaporkan pihaknya tengah melakukan upaya pemadaman di lokasi kejadian.
"Proses pemadaman dimulai pada pukul 07.40 WIB. Pada pukul 07.53 WIB, proses lokalisir api mulai dilakukan," demikian tertulis dalam pernyataan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta.
"Dan hingga saat ini petugas masih terus berupaya mengendalikan perambatan api," tambahnya.
Belum diketahui terkait para korban dalam peristiwa ini, terlebih tim pemadam yang sampai kini masih berupaya memadamkan api.
Lantas, bagaimana kronologi insiden kebakaran pada sebuah apartemen mewah di kawasan Tanjung Duren, Jakbar tersebut? Berikut ulasannya.
Detik-detik Penghuni Lari Berhamburan
Secara terpisah, Abdul selaku korban selamat sekaligus pekerja retail di apartemen tersebut, menuturkan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 07.15 WIB.
Saat itu, Abdul baru memasuki kantornya pada pukul 07.00 WIB, namun kepanikan para penghuni apartemen yang berlarian menyelamatkan diri, terjadi setelah 15 menit kemudian.
"Jadi, kan kita sudah mulai masuk jam 07.00 WIB tuh, terus tadi terjadinya (kebakaran) jam 07.15 WIB," kata Abdul di lokasi kejadian, pada hari yang sama.
Abdul mengungkapkan, penghuni apartemen spontan berhamburan keluar untuk mengevakuasi diri saat insiden terjadi.
"Jadi, pada lari keluar semua, tadi evakuasi sama Damkar juga," ungkapnya.
Kepulan Asap dari Lantai 2
Berdasarkan laporan di lapangan, para penghuni serta pekerja apartemen pun sempat memadati area sekitar usai kepulan asap mulai menjalar pada area lantai 2 gedung.
Artikel Terkait
TASPEN Gerak Cepat Serahkan Santunan Rp283 Juta bagi Ahli Waris Guru Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Mensesneg : Usai Dihubingi Dasco, Presiden Langsung Tinjau Korban Dan Gelontorkan Anggaran 4 T Untuk Perbaikan Perlintasan Kereta Api
Viral Video Ibu Paksa Anaknya Mengemis di CFD Kanjuruhan Malang: Bawa Kayu untuk Menakut-nakuti
Viral Cerita Anak Pemilik Parkiran Motor Langganan Arinjani Novita Sari, Korban Meninggal Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
TASPEN Gerak Cepat Serahkan Santunan Rp283 Juta bagi Ahli Waris Guru Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur