Lewat pengungkapan judi yang berkedok permainan ini, Jakarta dikhawatirkan bisa menjadi tempat aman bagi usaha perjudian lainnya bila aparat tak jeli menyingkapinya.
Dalam perspektif keamanan dalam kejahatan perjudian, kasus seperti ini hampir tidak mungkin berdiri sendiri tanpa adanya dukungan ekosistem lokal maupun oknum aparat.
Orang yang ditangkap di lokasi sering kali hanyalah operator teknis atau eksekutor, mereka bekerja layaknya karyawan perusahaan biasa dengan sistem sif juga target kerja dan para pemain judi.
Diantaranya ada yang bagian pekerjaan seperti divisi customer service, operator transakasi serta pemasaran. Sebagian bahkan tidak mengetahui siapa pemilik sebenarnya dari usaha perjudian itu.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Kombes Raden Petit Wijaya mengenai adanya kiriman bunga papan atas nama dirinya tersebut.
"Bapa sedang tidak berada tempat," ujar Yoga, petugas piket di Divisi Humas Polri saat ditemui, Jumat (12/6/2026) siang.
Artikel Terkait
PLN Indonesia Power UBP Singkawang Tebar Kebaikan Salurkan Daging Hewan Kurban Idul Adha 1447 H
Bawaslu Sambas Gelar Pendidikan Pengawasan Partisipatif untuk Wujudkan Pemilu 2029 Bermartabat
Ketua Umum Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
ICW Soroti Sony Sonjaya yang Ingin jadi JC Kasus Dugaan Jual Beli Titik SPPG: Biarkan Dia Bersuara dan Membongkar
Ratusan Mahasiswa di Bandung Protes BBM Naik, Soroti Kenaikan Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter