Usai Viral Hafalan Al-Quran Ditukar Miras, MC yang Buat Tantangan Kini Rumahnya Digeruduk Massa

photo author
Turnado, YoKalbar
- Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:42 WIB
Menyoroti kasus penggerudukan massa ke rumah yang diduga milik oknum MC yang sempat viral promosi miras berkedok hafalan Al-Quran. (Instagram.com/@infojawabarat)
Menyoroti kasus penggerudukan massa ke rumah yang diduga milik oknum MC yang sempat viral promosi miras berkedok hafalan Al-Quran. (Instagram.com/@infojawabarat)

YOKALBAR - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti aksi penggerudukan massa yang dilakukan terhadap rumah yang diduga milik oknum MC pembuat tantangan hafalan Al-Quran dalam sebuah festival musik.

Sebelumnya, kontroversi itu mencuat ke permukaan usai beredar dugaan adanya kegiatan promosi minuman keras (miras) berkedok tantangan hafalan Al-Quran dalam festival The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara pada Minggu, 9 Agustus 2026 lalu.

Atas kasus ini, 2 orang MC telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya imbas viralnya kontroversi tantangan hafalan Al-Quran saat promosi miras dalam festival musik di Jakarta itu.

Baca Juga: Modal Kunci Lemari Bobol Stang Motor, Aksi Curanmor Digulung URC Macan Blambangan

Dalam video yang beredar, tampak sekelompok massa menggeruduk rumah yang berlokasi di Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa, 11 Agustus 2026 malam.

"Ratusan orang menggeruduk rumah kontrakan di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi," tulis postingan akun Instagram @infojawabarat, pada Rabu, 12 Agustus 2026.

"Suasana di sekitar lokasi pun sempat berubah menjadi menegangkan," sambungnya.

Rumah tersebut disebut-sebut milik MC booth minuman keras yang melakukan tantangan hafalan Al-Quran saat acara konser di Ancol.

Saat itu, tampak masyarakat sudah ramai berada di lokasi. Mereka juga terlihat memasuki rumah tersebut.

Polisi: Pernah Berdomisili di Bekasi

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana menjelaskan massa mendatangi rumah tersebut setelah mendapatkan informasi bahwa MC tersebut tinggal di sana.

"Kemudian, keresahan terhadap peristiwa yang terjadi tentang penistaan ini tentunya masif di media sosial," kata Putu dalam keterangannya, pada Rabu, 12 Agustus 2026.

"Ada informasi yang bersangkutan pernah berdomisili di Bekasi. Saat itu, dari komunitas umat Islam mengecek informasi itu benar atau tidak," imbuhnya.

Ternyata Sudah 3 Bulan Tak Dihuni

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X