Alasan Mahfud MD Lantang Bersuara Terkait Kasus Ferdy Sambo

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Selasa, 21 Februari 2023 | 10:10 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD (Tangkap Layar YouTube MetroTV)
Menko Polhukam Mahfud MD (Tangkap Layar YouTube MetroTV)

YOKALBAR- Menko Polhukam (Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan) Mahfud MD dikenal merupakan salah satu pejabat negara yang cukup rutin bersuara ketika kasus Ferdy Sambo menyeruak ditengah publik.

Dia baik memberikan keterangan langsung kepada awak media, juga acapkali menyampaikan ‘unek-uneknya’ melalui akun medsosnya seperti twitter.

Berkaitan hal ini, Mahfud MD mengaku geram apabila harus berdiam diri terkait kasus yang menyita perhatian publik Indonesia ini, meski disisi lain banyak pihak beranggapan seharusnya sang Menteri tidak mesti ikut campur.

Dalam program Kick Andy, Mahfud MD menegaskan jika dirinya tidak akan bersikap diam walaupun banyak pihak yang meminta untuk tidak ikut campur dalam kasus yang menyeret Ferdy Sambo. 

Bahkan dalam kesempatan ini dirinya juga mengkritisi anggota DPR RI yang tidak banyak bersuara atau cenderung diam pada kasus ini.

“Rasa keadilan saya menolak untuk diam,” ungkap Mahfud MD membeberkan alasannya untuk tidak hanya diam dalam kasus ini, seperti yang dituliskan oleh ayojakarta.com.

Mahfud MD menilai dirinya harus bersusara guna menggiring opini yang muncul agar tidak sesat, terlebih dirinya mengetahui jika peran Bharada Eliezer yang menjadi salah satu pelaku diakibatkan posisi yang terpaksa sehingga kemudian menyandang status justice collaborator.

Mahfud MD menjelaskan jika dirinya bermaksud menopang opini publik ini dikatakan public common sense atau dengan arti akal sehat publik.

Host Kick Andy, Andy Noya terus melontarkan pertanyaan kepada Mahfud MD sebagai perwakilan yang berseberangan dengan Mahfud MD.

“Jabatan Anda bukan orang sembarangan kalau rasa keadilan saya, saya sampaikan kepada publik, semua orang bilang apa urusan dan nggak akan mempengaruhi apa-apa, Anda ini Menkopolhukam?” tanya Andy

“Engga, rasa keadilan dikemukakan pejabat atau bukan itu berpengaruh,” jawab tegas Mahfud MD.

 

Mahfud MD dalam hal ini benar-benar geram jika sikap tak diamnya ini dianggap tidak beralasan dan seenaknya sebagai Menko Polhukam.

Mahfud MD justru mempertanyakan sikap diam yang diperlihatkan DPR dalam kasus pembunuhan berencana ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Sumber: Ayojakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X