Yokalbar - Kabupaten Natuna, Sebanyak 11 orang dilaporkan tewas dan puluhan hilang saat hujan deras memicu tanah longsor yang melanda, wilayah terluar Indonesia, Senin (3/6/2023).
Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan bahwa menurut informasi terbaru dari pejabat daerah di Kepulauan Riau, "11 kantong jenazah terisi" akibat longsor di Natuna, dengan "diperkirakan 50 orang hilang".
"Biasanya lima jam dengan kapal cepat," katanya. "Besok Badan Nasional Penanggulangan Bencana akan mengerahkan helikopter untuk mempercepat proses pengiriman logistik".
Baca Juga: Kronologi Longsor Menimpa 1 Desa di Natuna, 10 Korban Jiwa Berhasil Dievakuasi
Gambar yang diberikan menunjukkan rumah-rumah di dekat tepi tebing di Pulau Serasan, antara Kalimantan dan daratan Malaysia, tertutup lumpur dan puing-puing tanah longsor.
Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana Kepri Junainah menambahkan, jaringan komunikasi di wilayah terdampak terputus sehingga sulit mendapatkan informasi terkini.
Dalam video yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tim penyelamat mencari korban di lokasi kejadian longsor di sebuah desa di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Indonesia, 6 Maret 2023.
"Cuaca tidak dapat diprediksi, dengan angin kencang dan gelombang tinggi saat ini," kata pejabat itu.
Muhali menambahkan, akses ke pulau-pulau terpencil juga sulit bagi tim penyelamat.
Artikel Terkait
Ten Hag Uring-uringan Pemainnya Kena Mental ketika Dipermak Liverpool Tujuh Gol Tanpa Balas
Erick Thohir akan Cek Persiapan Stadion Piala Dunia U20