nasional

Suhajar Diantoro, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Bagikan Pengalamannya Terkait Keinginan PNS Muda Untuk Mendapatkan Jabatan Struktural

Kamis, 7 Maret 2024 | 06:00 WIB
Suhajar Diantoro

Yokalbar - Suhajar Diantoro, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), mengungkapkan bahwa masih banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) muda yang tengah berupaya untuk mendapatkan jabatan struktural.

Ia menyoroti perilaku negosiasi jabatan ini yang masih dipengaruhi oleh pemikiran kuno dari generasi PNS sebelumnya.

Selain itu, pemikiran birokrasi yang berbasis pada teori Max Weber, yang dikenal dengan sistem hierarki vertikal, juga masih melekat kuat.

Baca Juga: Kemenkeu Ungkap Besaran Nominal THR PNS Tahun 2024

Suhajar menyampaikan dalam acara Korpri Menyapa di Kemendagri, Jakarta Pusat, bahwa banyak PNS muda yang telah beralih ke jabatan fungsional masih merasa terbebani dengan keinginan untuk mendapatkan jabatan struktural seperti kabag (kepala bagian) atau kepala biro.

Hal ini, menurutnya, dipengaruhi oleh pemikiran yang telah mendarah daging sejak generasi sebelumnya, serta sebagian besar dari PNS muda turut terpengaruh oleh pemikiran tersebut sehingga mereka masih menginginkan jabatan struktural.

Meskipun demikian, Suhajar menegaskan bahwa reformasi birokrasi saat ini lebih menekankan pada keahlian dan kompetensi.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) muda tidak terjebak dalam pemikiran kuno tersebut.

Namun demikian, Suhajar juga mengakui bahwa masih ada sejumlah PNS muda yang tetap bertekad untuk memperoleh jabatan struktural tersebut meskipun reformasi birokrasi lebih menitikberatkan pada aspek fungsional dan keahlian.

Baca Juga: PT Taspen Akan Cairkan Gaji Pensiunan PNS Sesuai PP Nomor 8 Tahun 2024

"Saat ini, bagaimana cara Anda menghadapi perubahan di dunia? Bahkan di negara-negara maju seperti di negara bagian New York, jabatan-jabatan struktural seperti sekjen atau dirjen sudah tidak ada lagi. Semuanya telah sangat fungsional," tambahnya.

Jabatan struktural merujuk pada posisi-posisi yang terdapat dalam struktur organisasi, sementara jabatan fungsional adalah sebaliknya, yaitu posisi yang tidak tercantum dalam struktur tersebut.

Tags

Terkini