“Jadi, memang kondisi masyarakat saya kira selalu dinamis dalam memberikan penilaian,” sambungnya.
Adapun terkait survei, sampel yang dipilih menggunakan teknik stratified multistage random sampling (SMRS), dengan margin of error sebesar 2,90 persen pada tingkat akurasi 95 persen dan dilakukan di Kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.