nasional

5 Bahaya Asap Kebakaran Hutan Bagi Tubuh: Mengungkap Dampaknya yang Mengerikan

Selasa, 27 Juni 2023 | 00:53 WIB
Personel Polres Mempawah berjibaku memadamkan Karhutla di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Senin (20/2)

YOKALBAR -- Beberapa pekan belakangan ini cuaca sedang panas-panasnya. Salah satu yang dikhawatirkan dari kondisi seperti ini adalah terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau biasa disebut karhutla.

Kebakaran hutan merupakan bencana alam yang merugikan bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

Selain mengancam flora dan fauna, asap kebakaran hutan juga membawa berbagai bahaya serius bagi tubuh manusia.

Dalam artikel ini, kita akan mengungkap dampak mengerikan yang ditimbulkan oleh asap kebakaran hutan terhadap kesehatan tubuh.

Baca Juga: Penguatan Kapasitas MPA di Sambas, Cegah Karhutla Kejar NDC Indonesia 2030

Baca Juga: KPU Singkawang Tetapkan DPT Pemilu 169.951 Pemilih

Dampak Kesehatan Asap Kebakaran Hutan


1. Gangguan Saluran Pernapasan
Asap kebakaran hutan mengandung partikel-partikel berbahaya seperti karbon monoksida, formaldehida, dan zat kimia beracun lainnya. Ketika kita menghirup asap ini, partikel-partikel tersebut dapat masuk ke dalam saluran pernapasan dan menyebabkan iritasi serta gangguan pernapasan.

Pada individu yang memiliki masalah pernapasan seperti asma atau penyakit paru-paru, dampaknya dapat lebih parah.

2. Risiko Penyakit Jangka Panjang
Kontak yang berkepanjangan dengan asap kebakaran hutan dapat meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit jangka panjang. Salah satunya adalah risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke.

Partikel-partikel beracun dalam asap dapat merusak sistem kardiovaskular dan memicu kondisi yang berhubungan dengan penyakit tersebut.

3. Gangguan Kesehatan Mental
Kebakaran hutan yang meluas dan menghasilkan asap yang pekat dapat menciptakan suasana yang suram dan menakutkan. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental manusia.

Paparan terus-menerus terhadap keadaan yang penuh tekanan dan kekhawatiran dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan depresi.

4. Risiko Infeksi Saluran Pernapasan Atas
Asap kebakaran hutan juga dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan atas. Partikel-partikel asap yang terhirup dapat merusak lapisan pelindung di dalam saluran pernapasan, menjadikannya lebih rentan terhadap serangan bakteri dan virus penyebab infeksi.

Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti pilek, batuk, dan sakit tenggorokan.

Halaman:

Tags

Terkini