Poin terakhir yang paling krusial adalah soal prospek negara Palestina yang merdeka.
Trump sempat menyatakan, jika rekonstruksi Gaza berhasil dan PA melaksanakan reformasi, maka ada kemungkinan pembicaraan soal kenegaraan.
Dengan demikian, masa depan Palestina hingga kini masih dinilai tergantung pada serangkaian syarat yang samar.
Pada akhirnya, proposal 20 poin ihwal perdamaian di Gaza yang diungkapkan Trump-Netanyahu kini membawa harapan baru, tetapi juga membuka sederet poin-poin kritis yang perlu ditindaklanjuti segera.***
Artikel Terkait
Kisah Situasi Tegang saat Alarm Tsunami Berbunyi di Hokkaido, Pekerja-Turis Berdesakkan Naik ke Gedung 5 Lantai
Komitmen Dukung Program MBG, Kapolri Resmikan 20 SPPG Jajaran Polda Lampung
Selain Indonesia, 6 Negara Ini Justru Ikut Rayakan Hari Kemerdekaan di 2 Hari Sebelumnya: Korsel Termasuk
500 WNI Hadiri Upacara Hari Ulang Tahun ke-80 RI Di Jepang
Kamchatka Kembali Diguncang Gempa, Peringatan Tsunami Menggema usai Wilayah Pesisir Timur di Rusia Itu Ditempa 7,4 Magnitudo