Subhanallah, Mualaf Rusia Coba Berhaji dengan Jalan Kaki jarak tempuhnya 3600 Kilometer!

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Rabu, 22 Februari 2023 | 07:30 WIB
Said Mohammad Al Kasim (yokalbar)
Said Mohammad Al Kasim (yokalbar)

YOKALBAR- Sebuah kisah menyentuh ini datang dari negeri beruang merah,Rusia, yakni ketika seorang mualaf berusaha melakukan perjalanan panjang menggunakan jalan kaki menuju tanah suci Mekkah guna menunaikan ibadah Haji.

Meski diperjalanan ini kemudian mendapatkan hambatan secara administratif akibat suasana geopolitik yang sedang tidak menentu.

Namun dirinya tidak pantang menyerah dan akan melanjutkan kembali dikesempatan berikutnya ketika situasi sudah memungkinkan.

Dilansir dari kantor berita Rusia yakni RBTH, mualaf tersebut adalah mantan pendeta dari Ryazan Rusia, akibat perjalanannya terhambat dirinya kini telah kembali ke kota asalnya.

Namanya adalah Vladimir Ugryumov, nama yang disandangnya ketika masih menjadi pendeta di Ryazan. Kini dia telah bergani nama menjadi Said Mohammad Al-Kasim. Kepulangannya ke kotanya tentu disambut hangat teman-teman muslimnya disebuah Musala yang terdapat di Kota tersebut.

Kepulangannya ini dibenarkan oleh Kepala Administrasi Spiritual Muslim Ryazanskaya Oblast, Rashid Bultacheev seperti yang dilansir oleh RBTH melalui media tempatan.

“Sekarang dia sudah kembali ke Ryazan,” kata Bultacheev singkat.

Said Mohammad Alkasim
Said Mohammad Alkasim (yokalbar)

Kepada Russia Beyond atau RBTH, Said mengatakan kegagalannya menuju Mekkah bahwa dia tidak bisa melintasi perbatasan Azerbaijan dan Georgia karena situasi geopolitik saat ini dan faktor lainnya.

Meski begitu, menurutnya perjalanannya belum selesai. Said berencana mencoba lagi pergi ke Makkah berjalan kaki bersama istrinya. Sebuah semangat yang hebat dan pantang menyerah yang layak untuk ditiru.

“Perjalanan kami belum selesai! Situasi saat ini memang sulit, tapi kami pasti bisa mengatasinya. Bagaimanapun, itu (masalah perbatasan -red.) bukan yang paling sulit. Rute yang kami lalui setidaknya berjarak 3.600 kilometer — semuanya dengan berjalan kaki, tanpa kendaraan,” kata Said

 “Inilah sikap saya terhadap Islam meskipun saya adalah seorang pendeta selama 15 tahun, saya tahu bahwa Tuhan itu satu, saya selalu mengetahuinya dan bersaksi,” kata Said dalam pertemuan teman-teman muslimnya.

Sang mantan pendeta dikabarkan memeluk Islam pada musim dingin tahun 2021. Pada akhir 2022 lalu, ia menikah berdasarkan syariah Islam di sebuah masjid di Kota Makhachkala, Republik Dagestan, Rusia. Setelah itu, ia berencana pergi haji bersama istrinya.

Melalui jejaring sosialnya, Said mengatakan bahwa di pergi ke Mekkah dengan berjalan kaki, dan mencapai Kaukasus Utara dari Moskow.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Sumber: Russia Beyond

Tags

Rekomendasi

Terkini

X