30 Persen Penyakit Japanese Encephalitis di Indonesia, Terjadi di Kalbar

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Rabu, 27 September 2023 | 17:51 WIB
Tim kesehatan Puskesmas Jayamekar berikan vaksin polio saat Pekan Imunisasi Nasional di Balai Desa Padalarang (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Tim kesehatan Puskesmas Jayamekar berikan vaksin polio saat Pekan Imunisasi Nasional di Balai Desa Padalarang (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Target Imunisasi JE di Kalbar adalah 1,3 juta anak berusia 9 bulan hingga 15 tahun, dengan harapan program ini akan selesai pada bulan November 2023. Upaya-upaya imunisasi ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

Setelah memberikan pidato, Pj. Gubernur Kalbar beserta Pj. Ketua TP-PKK Kalbar dan Dirjen P2P Kemenkes RI melihat pelaksanaan Imunisasi, yang melibatkan anak-anak sekolah dasar dan SMP.

Sebagai informasi, Japanese Encephalitis adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Culex yang biasanya ditemukan di daerah persawahan, kolam, atau tempat yang memiliki genangan air, terutama pada malam hari. Virus JE ini memerlukan hewan seperti babi, kerbau, dan burung sebagai inang perantara.

Nyamuk Culex dapat menggigit manusia, sehingga penularan virus JE dari hewan ke manusia juga dapat terjadi. Gejala JE termasuk demam, menggigil, sakit kepala, lemas, mual, muntah, dan bahkan kejang pada anak-anak.

Sampai saat ini, belum ada obat khusus untuk menyembuhkan JE, namun vaksinasi dan pencegahan gigitan nyamuk adalah langkah penting dalam mengurangi tingkat kematian akibat penyakit ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Sumber: Kalbarprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X