Sumastro menegaskan bahwa pembebasan lahan tidak akan menjadi masalah, dan klaim dari pihak tertentu tidak boleh menghentikan proyek pembangunan bandara.
"Kami ingin memastikan bahwa pembebasan lahan berjalan lancar, dan klaim dari pihak tertentu tidak boleh menghentikan proyek ini. Hukum melindungi proyek ini," katanya.
Ia berharap agar pembangunan Bandar Udara Kota Singkawang berjalan tanpa hambatan dan cuaca bersahabat sehingga proyek ini dapat selesai tepat waktu.
"Semua pekerjaan ini dilakukan secara paralel, dan kita berharap cuaca tetap bersahabat. Dengan kehadiran Gubernur di tengah kesibukan ini, kita semakin yakin bahwa target kita untuk menyelesaikan proyek ini pada bulan Januari 2024 akan terwujud," pungkasnya.
Artikel Terkait
Resmi Dibuka, Festival HAM Nasional 2023 di Kota Singkawang Dipenuhi Peserta Berpakaian Adat
PJ Gubernur Siap Dorong Pemajuan HAM di Kalimantan Barat
2022 Terdapat Laporan Pelanggaran HAM hingga 3190 Kasus, Negara Didorong Berperan Memperbaikinya
31 UMKM Unjuk Gigi di Festival HAM 2023 Singkawang