Mahasiswa Sejarah Gelar Kompetisi Sejarah Se-Kalbar

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Senin, 14 Oktober 2024 | 17:24 WIB
Pembukaan Kompetisi Sejarah  (YOKALBAR)
Pembukaan Kompetisi Sejarah (YOKALBAR)

YOKALBAR Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah angkatan 2021 mengadakan Kompetisi Sejarah Kisah se-Kalbar pada Sabtu, 12 Oktober 2024 lalu.

Kompetisi Sejarah Kisah se-Kalbar diikuti 40 peserta perwakilan dari Satuan Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kota Pontianak.

SMAN 1 Pontianak, SMAN 3 Pontianak, SMAN 4 Pontianak, SMAN 7 Pontianak dan SMAN 8 Pontianak.

SMAN 10 Pontianak, SMAN 1 Sungai Raya, SMA Gembala Baik dan SMAS Mujahidin.

Kemudian, MAN 1 Pontianak, MAN 2 Pontianak, MAN 3 Pontianak, MA Mathla'ul Anwar, SMA Islam Bawari dan MAS Darunna'im Putri Pontianak.


Hadir Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Untan, Andang Firmansyah. Kepala Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XII diwakili, Any Rahmayani.

Kompetisi Kisah se-Kalbar sepenuhnya mendapat dukungan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat.

Any Rahmayani mengatakan bahwa, BPK Wilayah XII Kalimantan Barat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang mengedepankan penanaman nilai sejarah dan budaya Kalimantan Barat.

"Kami patut berbangga anak muda bisa melaksanakan kegiatan penanaman nilai budaya kepada generasi muda utamanya kepada pelajar." tuturnya.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik dan semoga dikembangkan secara konsisten dan berkelanjutan, dapat memberi manfaat yang kongkret," harapnya.

Empat Puluh Peserta Kompetisi Sejarah Kisah se-Kalbar yang terdiri dari 14 sekolah sedang mengerjakan Soal Tes Tahap I berupa soal tes jenis pilihan ganda, asosiasi dan sebab akibat yang berjumlah 86 soal, dengan waktu pengerjaan 120 menit.
Empat Puluh Peserta Kompetisi Sejarah Kisah se-Kalbar yang terdiri dari 14 sekolah sedang mengerjakan Soal Tes Tahap I berupa soal tes jenis pilihan ganda, asosiasi dan sebab akibat yang berjumlah 86 soal, dengan waktu pengerjaan 120 menit. (YOKALBAR)

Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Tanjungpura, Andang Firmansyah mengatakan bahwa, kompetisi dalam bidang ilmu sejarah ini menjadi terobosan dan sebagai sarana kerjasama dengan sekolah.

"Alhamdulillah ini merupakan terobosan, kegiatan mahasiswa ini tidak hanya kuantitas tetapi kualitas dan bisa menyasar mitra strategis prodi pendidikan sejarah yakni, mitra sekolah," tuturnya.

"Harapan kami kedepan lomba seperti ini dapat ditingkatkan. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi motivasi untuk dilaksanakan di masa-masa mendatang," harapnya.

Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Tanjungpura, Andang Firmansyah memberikan kata sambutan sekaligus membuka pelaksanaan Kompetisi Sejarah Kisah se-Kalimantan Barat pada Sabtu, 12 Oktober 2024 pagi.
Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Tanjungpura, Andang Firmansyah memberikan kata sambutan sekaligus membuka pelaksanaan Kompetisi Sejarah Kisah se-Kalimantan Barat pada Sabtu, 12 Oktober 2024 pagi. (YOKALBAR)


Ketua Panitia, Aqif Alghifari mengatakan bahwa, pelaksanaan kompetisi sejarah Kisah se-Kalbar agar tercipta kompetisi khusus mata pelajaran sejarah.
"Pelaksanaan Kompetisi Kisah se-Kalbar ini kami laksanakan agar ilmu sejarah atau mata pelajaran sejarah tidak dipandang sebelah mata. Agar ilmu sejarah, mata pelajaran sejarah sama kelasnya dengan ilmu-ilmu alam," ungkapnya.

Kompetisi sejarah Kisah se-Kalbar dilaksanakan dengan mekanisme 3 tahap.

Tahap pertama adalah mengerjakan 86 soal dengan alokasi waktu 100 menit menggunakan aplikasi e-ujian.com.

Sedangkan, tahap kedua sistematikanya seperti Lomba Cerdas Cermat yang terdiri atas tiga babak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Sumber: YOUTUBE KOMUNITAS CUCI DARAH INDONESIA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X