Yokalbar Sambas - Warga digegerkan dengan temuan kerangka manusia di sebuah lahan kebun karet Desa Jagur, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas pada Jumat (21/02/2025) malam.
Kerangka manusia tersebut ditemukan beserta pakaian yang sudah lusuh.
Kerangka tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang warga bernama Joni, yang awalnya sedang mencari kayu bakar di kebun karet.
Ia kemudian melaporkan temuan tersebut kepada warga setempat, lalu diteruskan kepada pihak kepolisian.
Baca Juga: Panitia Ramadhan Fair akan Gelar Hias Kota Sambung ramadhan 1446 H
Baca Juga: BNPB Berikan Bantuan Agar BPBD Kalbar Miliki Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana
Mendapat laporan tersebut, tim Inafis Polres Sambas langsung menuju ke lokasi untuk dilakukan olah TKP.
Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono mengatakan dari hasil olah TKP dan informasi menunjukkan bahwa kerangka manusia tersebut adalah seorang pria bernama Rabudin warga Desa Lorong, Kecamatan Sambas.
"Berdasarkan keterangan dari Pihak keluarga dan Perangkat Desa Lorong bahwa korban menderita gangguan kejiwaan," katanya.
AKP Rahmad menjelaskan bahwa proses olah TKP berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB hingga 21.51 WIB.
"Pada saat anggota uridentifikasi tiba di TKP, keadaan kerangka di atas tanah rawa dengan posisi tengkorak kepala menghadap ke arah kanan, tulang-tulang berserakan di sekitarnya," jelas Rahmad.
Selain itu, AKP Rahmad juga menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa baju kaos kerah motif garis-garis warna biru putih dan sisa celana berwarna krim. "Barang bukti tersebut telah diserahkan kepada anggota Polsek Sambas," ujarnya.
Menurutnya, korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.
Artikel Terkait
BPBD Kalbar Terus Antisipasi Karhutla, BMKG sebut Ada Beberapa Wilayah Potensi Karhutla
BPBD Kalbar Gencarkan Patroli Darat Diwilayah Rawan Karhutla
Analisa BPBD Kalbar, Sebut Pertumbuhan Perkebunan Sawit Sebabkan bencana Batingsor di Kalbar
BNPB Berikan Bantuan Agar BPBD Kalbar Miliki Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana
Imgirasi Gelar Operasi Wira Waspada Perdana di Tahun 2025