YOKALBAR PONTIANAK - Kunjungan ke Kalimantan Barat, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Suharyanto meninjau rencana pembangunan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalopb PB) di Kantor BPBD Kalbar.
Dalam hal ini, BNPB memberikan bantuan sebesar Rp 1,6 miliar untuk pembangunan Pusdalop PB di Kalbar, supaya mempermudah komunikasi, laporan atau lainnya supaya berjalan lancar.
Baca Juga: Analisa BPBD Kalbar, Sebut Pertumbuhan Perkebunan Sawit Sebabkan bencana Batingsor di Kalbar
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar, Ansfridus Juliardi Andjioe mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan BNPB kepada Kalbar, melalui Pusdalop PB ini.
“ BNPB juga memberikan perhatian ke BPBD Kalbar, karena selama ini kita benar-benar masif memberi data. Sehingga mereka mengapresiasi untuk memberikan bantuan berupa Pusdalops di Kalbar,”ujarnya.
Adpaun fungsi pusdalops adalah untuk pendataan, pengendalian operasional tentang kebencanaan, baik bencana batingsor, karhutla, bencana hidrometeorologi, dan bencana kebakaran pemukiman yang menimbulkan bencana. Dan harus mendapat laporan yang cepat.
Kepala BNPB, Suharyanto juga meminta pengerjaan Pusdalop di Kantor BPBD Kalbar segera rampung, dan ditargetkan bisa beroperasi pada Mei 2025 mendatang.
Artikel Terkait
10 Siswa SMP di Pontianak Terlibat Praktek Seks Menyimpang, KPPAD Kalbar Ungkap Temuan
Baru Awal Tahun 2025, Satresnarkoba Polresta Pontianak Berhasil Ungkap 10 Kasus
Antisipasi Penyimpangan Penyaluran PIP, Dikbud Kalbar Intensifkan Sosialisasi Sejak Oktober 2024
24 Titik Hotspot, BPBD Kalbar sebut Beberapa Daerah di Kalbar Potensi Karhutla
Cegah Karhutla, BPBD Kalbar Pastikan Tim Gabungan Tak Berdiam Diri