2 Hari Tak Terlihat, Lansia di Sambas Ditemukan Meninggal di Rumahnya

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Minggu, 23 Februari 2025 | 17:41 WIB
2 Hari Tak Terlihat, Lansia di Sambas Ditemukan Meninggal di Rumahnya (yokalbar )
2 Hari Tak Terlihat, Lansia di Sambas Ditemukan Meninggal di Rumahnya (yokalbar )

YOKALBAR SAMBAS - Seorang perempuan lansia ditemukan meninggal di rumahnya, di Desa Sekura, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, pada Sabtu, 22 Februari 2025. Lansia tersebut diketahui bernama Urai Rustian (70).

Kapolres Sambas, AKBP Sugiyatmo, melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono, mengungkapkan pada Jumat, 21 Februari 2025, sekitar pukul 18.39 WIB, Jeriadi pergi ke rumah korban untuk mengambilkan bantuan Kartu Keluarga Sejahtera.

Namun, saat itu rumah korban dalam keadaan tertutup dan terkunci.

Baca Juga: Tukar Budaya Bersama Teman Tuli: Meningkatkan Akses Budaya untuk Semua

Baca Juga: Imgirasi Gelar Operasi Wira Waspada Perdana di Tahun 2025

"Sekitar pukul 19.45 WIB, saksi kembali lagi ke rumah korban tapi rumahnya masih tertutup dan terkunci. Kemudian, lampu depan rumah juga gelap," ungkap Rahmad.

Lantaran tak menemui korban, Jeriadi pun langsung pulang ke rumahnya. Ia pun kembali ke rumah tersebut, pada Sabtu, 22 Februari 2025, sekitar pukul 09.00 WIB.

"Rumah korban masih dalam keadaan tertutup dan terkunci. Lalu saksi menanyakan kepada orang-orang di depan gang rumah korban, diketahui korban sudah 2 hari tidak terlihat," ujar Rahmad.

Jeriadi bersama warga pun datang dan melihat dari kaca rumah korban. Terlihat korban sudah dalam keadaan telungkup. Melihat hal itu, mereka pun langsung memberitahukan Ketua RT setempat dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Teluk Keramat.

Diketahui jika korban tinggal sendiri di rumahnya. Korban diperkirakan sudah meninggal sekitar 2-3 hari lalu.

"Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," beber Rahmad.

Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit rematik, darah tinggi, hingga penyakit ginjal. Pihak keluarga menerima kematian korban dan menolak untuk dilakukan autopsi.

"Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," tukas Rahmad.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X