Yokalbar, Pontianak – Dalam pidato perdananya sebagai Gubernur Kalimantan Barat periode 2025-2030, Ria Norsan menekankan komitmennya untuk memperkuat sektor pendidikan dan infrastruktur sebagai pilar utama pembangunan daerah. Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kalbar pada Senin, 3 Maret 2025 ini menjadi langkah awal pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan.
“Pemilihan kepala daerah telah usai. Mari kita bergandengan tangan, merapatkan kekuatan untuk bersama-sama bahu-membahu membangun dan mewujudkan Kalimantan Barat yang lebih sejahtera,” kata Ria Norsan.
Dalam visi besar “Terwujudnya Kalimantan Barat yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan,” Norsan menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan, terutama dalam hal infrastruktur dan pendidikan.
Baca Juga: Tragedi Tewasnya Iqbal Saat Pawai Obor di Pontianak, Dua Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara
Salah satu program prioritas yang menjadi sorotan adalah kebijakan sekolah gratis bagi siswa SMA, baik negeri maupun swasta.
“Program kami membebaskan seluruh anak sekolah SMA, baik negeri maupun swasta, dari sumbangan pembangunan,” tegasnya.
Selain itu, pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, bandara, sekolah, rumah sakit, dan akses internet juga akan dipercepat demi pemerataan pembangunan di seluruh Kalimantan Barat.
“Kami memastikan pembangunan infrastruktur dilaksanakan secara adil, sesuai porsi dan kebutuhan daerah,” katanya.
Tak hanya itu, Norsan menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pengajar dan tenaga kesehatan melalui gaji yang layak serta berbagai tunjangan. Ia juga menyoroti pentingnya reformasi tata kelola pemerintahan, transparansi hukum, serta kesetaraan gender dalam proses pembangunan daerah.
“Janji yang sudah kami sampaikan kepada masyarakat Kalimantan Barat melalui visi, misi, dan program prioritas tersebut tentu saja akan dituangkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” tambahnya.
Di akhir pidatonya, Norsan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Pemilu 2024 serta kepada Pejabat Gubernur sebelumnya, Harrison, yang telah menjalankan tugasnya sejak September 2023.
Pidato perdana ini menandai awal perjalanan baru bagi Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Norsan dan Krisantus, dengan harapan bahwa berbagai program yang telah direncanakan dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Gubernur Kalbar Ingatkan Rendahnya IPM, Tingkat Kemiskinan, dan Tingginya Pengangguran
Tragedi Tewasnya Iqbal Saat Pawai Obor di Pontianak, Dua Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara
Momen Manis Fiersa Besari Bersama Kinasih Menyusuri Bumi usai Selamat dari Ekspedisi Carstensz: Pulang dengan Rasa Rindu
Lebih 900 Rumah Bersubsidi Disiapkan untuk Personel Kepolisian di Polda Kalbar
Gubernur Prioritaskan SPP Gratis untuk SMA Swasta di Kalbar: Prioritas Sekolah Terancam Tutup, Target 2026 Tuntas