Yokalbar, Pontianak – Antrean panjang terlihat sejak pagi di halaman Masjid Raya Mujahidin, di mana ratusan warga dengan sabar menunggu giliran untuk menerima bantuan paket sembako gratis dari Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, di Halaman Masjid Raya Mujahidin, pada Rabu, 5 Maret 2025.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Kick Off Serambi 2025: Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Baca Juga: KPPAD Kalbar Gelar Diskusi Cegah Pengaruh Negatif Penyebaran LGBT di Kalangan Pelajar
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara langsung membagikan 500 paket sembako kepada warga sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan. Selain pembagian sembako gratis, pemerintah juga menggelar pasar murah dan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga bahan pokok.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat selama Ramadan. Selain pembagian sembako, operasi pasar juga akan dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau,” kata Ria Norsan.
Banyak warga yang sudah datang sejak pagi untuk mendapatkan bantuan ini. Salah satunya, Rita, seorang ibu rumah tangga yang mengaku telah antre sejak pukul 07.00 WIB.
“Saya dapat informasi dari grup WhatsApp teman-teman. Alhamdulillah, sangat bersyukur bisa mendapat sembako gratis ini. Semoga program seperti ini bisa terus diadakan,” tambahnya.
Meskipun cuaca panas, semangat warga untuk mendapatkan bantuan tidak surut. Banyak yang berharap kegiatan serupa dapat terus berlangsung secara berkala untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang hari raya Idul Fitri.
Artikel Terkait
Gubernur Kalbar Ria Norsan Ajak Seluruh Elemen Bersatu Wujudkan Kalimantan Barat Lebih Sejahtera
Riezky Kabah Diklarifikasi Polda Kalbar Terkait Video Dugaan Penghinaan Profesi Guru
Kejati Kalbar Benarkan Kasi Intel Kejari Landak Ditangkap Karena Suap dan Gratifikasi Sebesar Rp11,5 Miliar
KPPAD Kalbar Gelar Diskusi Cegah Pengaruh Negatif Penyebaran LGBT di Kalangan Pelajar
BPBD Kalbar Ingatkan Potensi Bencana Banjir dan Longsor