Riezky Kabah Diamankan Polda Kalbar Terkait Video Dugaan Penghinaan Profesi Guru
PONTIANAK - Tiktokers Riezky Kabah diamankan personel Polda Kalbar atas laporan PGRI Kalimantan Barat terkait dugaan penghinaan profesi guru. Riezky diamankan di kediamannya sekitar pukul 23.00 wib pada Senin (3/3/25).
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bayu Suseno, membenarkan bahwa Riezky Kabah telah diamankan oleh penyidik Ditreskrimsus di kediamanya.
"Ya benar, tadi malam Rizky telah dibawa oleh penyidik Ditreskrimsus untuk dilakukan klarifikasi di Polda Kalbar,” kata Bayu Suseni saat dikonfirmasi, Selasa 4 Maret 2025.
Baca Juga: Tragedi Tewasnya Iqbal Saat Pawai Obor di Pontianak, Dua Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara
Baca Juga: Pidato Perdana Gubernur Ria Norsan Fokus pada Pendidikan dan Infrastruktur
Kombes Pol Bayu Suseno mengatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan pihak kepolisian masih mendalami apakah terdapat unsur pidana dalam pernyataan yang dilakukan oleh Riezky.
“Untuk perkembangannya masih dalam tahap penyelidikan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Riezky Kabah saat ini belum ditetapkan sebagai tersangka, mengingat statusnya masih sebagai terlapor yang tengah diperiksa.
“Yang bersangkutan belum ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.
Sebelumnya, PGRI Kalbar melaporkan Riezky Kabah Nizar ke Polda Kalbar pada Rabu (26/2/2025), menyusul viralnya sebuah video yang diunggah pada 9 Februari 2025 di akun TikTok @riezky.kabah.
Dalam video tersebut, Riezky menyebutkan bahwa semua guru melakukan tindakan korupsi dan bersikap jahat, sehingga memicu reaksi dari PGRI Kalbar yang menilai bahwa pernyataan tersebut telah menghina profesi guru.
Artikel Terkait
Gubernur Kalbar Saksikan Sertijab Bupati Wakil Bupati Kayong Utara, Beri Pesan Lima Poin untuk Diperhatikan
Iqbal Meninggal dengan Luka di Kepala Saat Ikuti Pawai Obor, Polresta Pontianak Tangkap Dua Pelaku
Tragedi Tewasnya Iqbal Saat Pawai Obor di Pontianak, Dua Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara
Momen Manis Fiersa Besari Bersama Kinasih Menyusuri Bumi usai Selamat dari Ekspedisi Carstensz: Pulang dengan Rasa Rindu
Lebih 900 Rumah Bersubsidi Disiapkan untuk Personel Kepolisian di Polda Kalbar