Waterfront Sambas Mangkrak, Ria Norsan 'Harus Selesai 2027'

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Rabu, 30 April 2025 | 12:59 WIB
Ria Norsan Gubernur Kalbar  (YOKALBAR )
Ria Norsan Gubernur Kalbar (YOKALBAR )

 

YoKalbar, Sambas – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan Waterfront Sambas yang sempat mangkrak akibat keterbatasan anggaran.

Proyek strategis ini ditargetkan rampung pada tahun 2027 sebagai bagian dari penataan kawasan budaya dan pengembangan daerah strategis.

“Target saya, 2027 kawasan itu akan selesai dan tertata rapi,” kata Norsan saat meninjau langsung kawasan Keraton Sambas, pada Selasa, 22 April 2025.

Baca Juga: Halal Bihalal IKA STM Transisi, STMN 2, SMKN 4 Pontianak, Dukung Sinergi Positif Bersama Pemerintah

Baca Juga: Hadiri Mursenbang Kota Singkawang, Ria Norsan Dorong Sinergi Tingkatkan Kesejahteraan

Menurutnya, meski saat ini pemerintah provinsi tengah melakukan efisiensi anggaran, pembangunan kawasan strategis seperti waterfront tetap menjadi prioritas. Kawasan di depan Keraton Sambas disebut akan kembali dimasukkan ke dalam rencana pembangunan tahun 2026.

“Kita memang tengah melakukan efisiensi. Tapi untuk pembangunan strategis seperti kawasan waterfront Sambas, tetap kita programkan,” tambahnya.

Diketahui, pembangunan waterfront ini sebelumnya telah dirancang dan sempat berjalan pada tahap pertama, namun kemudian terhenti. Tahap kedua pun belum sempat dirampungkan. Kini, Pemprov Kalbar sedang menyusun ulang desain serta mengevaluasi kembali struktur proyek agar pelaksanaan ke depan berjalan lebih efektif.

“Waterfront ini harus dihitung kembali. Apakah kita lanjut dari tahap pertama atau langsung ke tahap kedua. Yang jelas, penataan ini tetap menjadi perhatian kita,” jelasnya.

Norsan juga menjelaskan bahwa Pemprov Kalbar juga sedang menyiapkan usulan penataan kawasan Keraton Sambas ke pemerintah pusat. Usulan ini disusun bersama Pemerintah Kabupaten Sambas dan Dinas Pariwisata guna mendorong kawasan tersebut mendapat pengakuan sebagai situs budaya nasional.

“Sudah ada diskusi dengan Dinas Pariwisata dan pemerintah kabupaten. Kita akan ajukan ke pusat agar bisa mendapat stimulan dari APBN. Keraton Sambas ini kawasan istimewa, harus kita angkat,” katanya.

Dengan langkah tegas ini, Pemprov Kalbar menunjukkan keseriusan dalam membangkitkan potensi budaya dan pariwisata Sambas demi mendukung kemajuan daerah secara berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X