Helena menceritakan sebelum berangkat ke barak militer, Putra, anaknya bahkan sampai tidak bisa makan lantaran takut.
"Tapi selepas dari sana saya jadi terharu, dia baru sampai rumah sudah ngaku rindu pelatih, menggebu-gebu cerita selama pendidikan, pokoknya saya terimakasih banyak kepada ibu Tjhai Chui Mie, Bapak Muhammadin, serta Rindam Tanjungpura," katanya.
Tjhai Chui Mie, Walikota Singkawang menceritakan awal mula program ini.
Awalnya dirinya mendapatkan masukan agar anak-anak yang terlibat kenakalan remaja seperti balapan liar, tawuran dan lainnya akan diberikan hukuman kerja sosial.
"Misalnya bersih-bersih sampah sambil pakai rompi, tapi saya pikir ini tidak akan menyelesaikan akar masalah," katanya.
Kemudian dirinya berkontak dengan Rindam yang didukung oleh Kodim Singkawang, akhirnya pelatihan pendidikan karakter dan disiplin ini berhasil diwujudkan.
"Terimakasih banyak atas bantuan dan peran serta dari semua pihak, semoga anak-anak kita semua ini nantinya akan menjadi penerus bangsa," pungkasnya.
Artikel Terkait
Gubernur Norsan Pimpin Upacara HUT ke-79 Bhayangkara: Polisi Milik Rakyat
Gubernur Norsan Lantik 1.220 ASN PPPK Pemprov Kalbar, Tegaskan Peran sebagai Pelayan Masyarakat
ASTON Pontianak dan CIC UNTAN Tawarkan Liburan Edukatif Anak Lewat “Fun Chem 2025”
Tjhai Chui Mie Inginkan Peserta Pendidikan Karakter Menjadi Duta Bagi Lingkungan Pergaulannya