YOKALBAR, SINGKAWANG - Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., resmi menutup Pendidikan Dasar Militer Dan Pelatihan Manajerial Serta Penetapan Komcad SPPI Batch-3 Tahun 2025, bertempat di Lapangan Bhineka Tunggal Ika Dodik Bela Negara Rindam XII/Tpr, Kota Singkawang (Sabtu, 11/7/2025).
Yang mana pendidikan dasar militer dan pelatihan manajerial SPPI batch-3 ini diikuti sebanyak 609 orang yang telah melaksanakan pendidikan selama tiga bulan.
Dalam amanat Mentri Pertahanan Bapak Sjafrie Sjamsoeddin yang dibacakan Pangdam XII/Tpr Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta SPPI Batch-3 yang telah menunjukkan semangat, kedisiplinan, dan daya juang selama mengikuti pendidikan dan pelatihan. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pelatih, instruktur, tenaga pendidik, serta satuan lembaga pendidikan dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri dan Unhan RI yang telah bekerja keras menyukseskan program ini.
Baca Juga: KPU Singkawang Lakukan Coktas Pemilih Meninggal
Perlu saya tegaskan kembali bahwa program SPPI bukanlah program biasa. lni adalah kebijakan langsung dari Bapak Presiden RI sebagai langkah besar dalam reformasi kelembagaan pertahanan.
Dengan demikian, secara mendalam program SPPI menjadi komitmen Kemhan, Unhan RI dan lembaga terkait dalam meningkatkan SDM di bidang pertahanan, pemenuhan gizi, pembangunan nasional guna menyiapkan SDM unggul menyongsong Indonesia emas.
Setelah kegiatan penutupan dasar militer dan pelatihan manajerial ini, saudara sekalian akan masuk ke gerbang pengabdian yang lebih besar yakni menjadi anggota komponen cadangan. Kehadiran saudara tidak hanya menambah kekuatan cadangan nasional, tetapijuga memperkuat sistem pertahanan negara.
Baca Juga: Gubernur Norsan Dorong Pemerataan Dana SDA untuk Daerah Penghasil SDA
Komponen cadangan SPPI adalah wajah masa depan pertahanan Indonesia, karena saudara sekalian yang tidak hanya cakap secara fisik, tetapi juga memiliki kemampuan akademik, teknologi, dan kepemimpinan manajerial yang dibutuhkan di era peperangan modern saat ini.
Artikel Terkait
Fakultas Filsafat UGM melakukan Monitoring Koperasi serta Evaluasi Sistem Penyembelihan Hewan Kurban Jamaah Masjid Al-Fattah Nyarumkop
Gubernur Ria Norsan Harap Wakaf Jadi Pilar Kesejahteraan Umat di Kalbar
Gubernur Norsan Sampaikan Arah Pembangunan Kalbar Lewat RPJMD 2025–2029 di DPRD
Gubernur Norsan Dorong Pemerataan Dana SDA untuk Daerah Penghasil SDA
KPU Singkawang Lakukan Coktas Pemilih Meninggal