Norsan juga mengungkapkan tantangan dalam membangkitkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat modern.
"Perkembangan zaman dan teknologi membuat masyarakat menganggap gotong royong tidak terlalu penting," katanya.
Maka itu, dia berharap sinergi antar stakeholder, termasuk kepala daerah se-Kalbar dapat memperkuat kembali semangat gotong royong dalam mendukung kebijakan pemerintah.
"Kekompakan kita di organisasi menjadi penting untuk mendukung program kebijakan pemerintah," tandasnya.
Pencanangan BBGRM yang berlangsung di Dusun Gasing, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, turut dihadiri Ketua TP PKK Kalbar, Erlina Ria Norsan, serta jajaran pemerintah provinsi.
Hadir pula Wakil Bupati Landak, Erani, mewakili Bupati Karolin Margret Natasa yang berhalangan hadir.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32.
Masyarakat, termasuk anak-anak sekolah di Landak, tampak antusias menyambut kehadiran Gubernur Norsan dan istri.
Artikel Terkait
Polres Inhil Tangkap Pelaku Penganiayaan Brutal di Depan RSUD Puri Husada Tembilahan
Bhabinkamtibmas Kelurahan Bersama Tim Opsnal Tangkap Pengedar Sabu 2,35 Gram di Perawang
Wapres Gibran Apresiasi Gakkum Karhutla Polda Riau Sudah 51 Tersangka
Wali Kota Singkawang Imbau Masyarakat Tak Bakar Lahan
Imigrasi Tanda Tangani Pakta Integritas, Ikrar Pelayanan Publik yang Profesional dan Akuntabel