YOKALBAR PONTIANAK- BPBD Kalimantan Barat menegaskan pentingnya patroli terpadu sebagai langkah antisipasi banjir, terutama di wilayah yang memiliki sungai berpotensi meluap. Instruksi tersebut disampaikan setelah BPBD Kalbar memperbarui pemetaan daerah rawan banjir tahun 2025, yang mencatat 559 desa masuk kategori rawan.
Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, menjelaskan bahwa patroli terpadu menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi ancaman banjir, terutama menjelang puncak musim hujan.
Patroli ini tidak hanya berfungsi untuk memantau debit air sungai, tetapi juga mengidentifikasi jalur evakuasi, titik rawan, dan kesiapan penanganan apabila terjadi banjir besar.
Baca Juga: 559 Desa di Kalbar Potensi Terdampak Banjir, BPBD Kalbar Siaga
Baca Juga: Antisipasi Bencana, BPBD KALBAR Pastikan Selalu Siaga
“Patroli ini penting agar saat bencana terjadi, kita sudah mengetahui langkah evakuasi yang paling aman dan cepat bagi warga terdampak,” ujarnya.
Daniel menegaskan, pemetaan wilayah rawan banjir diperbarui setiap lima tahun sebagai dasar penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan daerah.
Informasi cuaca dari BMKG selalu ditindaklanjuti BPBD Provinsi dengan meneruskan peringatan ke BPBD Kabupaten/Kota, sesuai mandat UU 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Selain patroli sungai, BPBD Kabupaten/Kota juga diarahkan untuk meningkatkan pengawasan di desa-desa rawan banjir, khususnya yang berada di bantaran sungai berpotensi meluap.
Meski beberapa sungai belum dapat dinormalisasi karena kewenangan dan keterbatasan daerah, pengawasan intensif tetap dilakukan untuk meminimalkan risiko.
Daniel menambahkan bahwa BPBD Kalbar selalu berada dalam status siaga sepanjang tahun dari Januari hingga Desember, dengan kesiapan personel, logistik, dan peralatan yang dapat digerakkan kapan saja.
Artikel Terkait
Kantor Imigrasi Singkawang Gelar Syukuran Hari Bakti Kemenimipas ke-1, Fokus Pada Pelayanan Prima
Perusahaan Perkebunan Diminta BPBD untuk Aktif Cegah Karhutla
Kepala BNPB Apresiasi Kalbar atas Respons Cepat Penanganan Karhutla
Global Citizenship of Indonesia, Terobosan Imigrasi Menjawab Kewarganegaraan Ganda
Antisipasi Bencana, BPBD KALBAR Pastikan Selalu Siaga