Keterlaluan Dio-Tv Pernah Bikin Hoax soal Mahfud MD dan Tjhai Chui Mie, Bahkan Mahfud MD Harus Ungkapkan Kekesalan di Twitternya

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Sabtu, 6 Desember 2025 | 13:33 WIB
Bantahan Mahfud MD di Twitternya (x) terhadap pemberitaan Dio-tv, Bahkan Mahfud MD menyebut Dio-tv Bohong alias Hoax (yokalbar)
Bantahan Mahfud MD di Twitternya (x) terhadap pemberitaan Dio-tv, Bahkan Mahfud MD menyebut Dio-tv Bohong alias Hoax (yokalbar)

YOKALBAR SINGKAWANG - Warga Singkawang mengaku gerah dengan aktiftas website yang mengaku sebagai media berita namun terus menyebarkan informasi yang penuh muatan sarat kepentingan dan nyata sekali hanya untuk menyerang figur Wali Kota Tjhai Chui Mie.


"Saya pikir sudah keterlaluan kalau didiamkan terus, sebaiknya ambil langkah hukum," kata Jarwo warga Condong Sabtu (6/12/2025).


Dirinya mencontohkan ada satu web misalnya Dio-tv yang terus menyerang figur Tjhai Chui Mie, bahkan web ini pernah hingga meminta maaf akibat mengambil penggalan wawancara Mahfud MD yang seolah-olah isi wawancara itu ditujukan kepada Tjhai Chui Mie.

Baca Juga: Tinjau JIAT, Tjhai Chui Mie Dengarkan Keluhan Petani

Baca Juga: Harmony Fest Xperience Usung Konsep Konser Berbeda, Hadirkan Pengalaman Baru bagi Penonton


"Pandai-pandai dia bikin narasi seolah-olah Mahfud MD mengkomentari TCM soal tanah dulu itu, kemudian ketahuan Mahfud MD sampai berikan klarifikasi di twitternya akibat Dio-tv, fatal sekali itu dasar tukang buat Hoax, sampai kemudian Dio-tv meminta maaf di websitenya sendiri, apa yang begini yang harus dipercaya." katanya.

 

tidak terdaftar ataupun terverifikasi di dewan Pers
tidak terdaftar ataupun terverifikasi di dewan Pers (yokalbar)

Kini website yang sama juga getol menyerang TCM soal alur persidangan HPL.
"Saya lihat dan kroscek di Website Dewan Pers, website yang mengaku media itu juga tidak terdaftar,"katanya.


Jarwo menenggarai jika ada sesuatu disini, tidak mungkin menurutnya ada upaya yang masif untuk menjelekkan figur TCM tanpa ada sesuatu dibelakangnya.


"Bagi saya sebaiknya diambil langkah hukum, sudah terlalu lama sabarnya itu Ibu TCM, bukan hanya ke website yang itu saja, namun juga website lainnya yang mengaku-ngaku media itu."pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X