YOKALBAR- RSUD Abdul Aziz semakin berbenah, kini pasien dari Kalimantan Barat tidak lagi mesti harus berangkat ke Malaysia untuk sekadar mendapatkan penanganan dengan tindakan berupa Endoskocopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP).
Untuk diketahui,dikutip dari kantor berita antara, berdasarkan data tahun 2016, setiap harinya sebanyak 300 pelintas batas dari Kalbar menuju Malaysia terutama Kuching Sarawak hanya untuk keperluan berobat.
Kesenjangan seperti ini lah yang kemudian menjadi fokus jajaran RSUD Abdul Aziz, agar warga Kalbar tidak mesti harus keluar negeri ataupun luar pulau untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan profesional.
“Selain fasilitas peralatan, kita juga menyiapkan tenaga medisnya. Juga standar pelayanan yang ramah kepada pasien itu merupakan tekad kita bersama untuk diterapkan sebaik mungkin,” Kata Direktur RSUD Abdul Aziz, Achmad Hardin (2/3/2023).
Hardin mengakui program unggulan RSUD Abdul Aziz semata-mata untuk kemudahan masyarakat atau pasien. Serta mendukung upaya program visi-misi pemerintah kota selaku pemilik RSUD untuk menyediakan akses fasilitas kesehatan yang handal untuk warganya.
"Program ini akan menjadi program unggulan RSUD Abdul Aziz Singkawang. Semoga bisa berjalan dengan lancar agar kedepan bisa sering dilakukan untuk menolong masyarakat Singkawang atau lebih luasnya warga Kalbar yang membutuhkan," katanya.
Dengan begitu, masyarakat tidak perlu berobat jauh-jauh sampai ke Jakarta bahkan ke Luar Negeri seperti Malaysia.