Selama ini, pihaknya hanya bisa mendiagnosis untuk mengetahui penyakit pasien. Sehingga untuk memperluas layanan tersebut, maka dibuatlah tindakan ERCP (Endoskocopic Retrograde Cholangiopancreatography) agar bisa meiihat sampai ke saluran empedu.
Menurutnya, banyak pasien-pasien yang harus berobat ke Malaysia untuk dilakukan tindakan seperti ini.
"Contohnya terjadi sumbatan di saluran empedu yang dikarenakan oleh batu atau tumor. Dengan tehnik ERCP maka pembedahan secara terbuka bisa dikurangi frekuensinya khususnya kepada pasien yang cocok untuk dilakukan tehnik seperti ini," ujarnya.
Pada umumnya, teknik ERCP sama dengan operasi. Bedanya, ERCP tidak melakukan pembedahan atau membuka rongga perut pasien. Apabila berhasil, maka operasi terbuka bisa jadi tidak dilakukan.
Pada kesempatan kali ini, Zainul ditemani oleh seorang dokter spesialis yang bertugas di RSUD Syaiful Anwar Malang, Jawa Timur.
"Bahkan tindakan ini juga masuk ke dalam tanggungan BPJS Kesehatan," ungkapnya.