Auditor BPKP Nilai Stunting di Kalbar Masih Tinggi, Antar Dinas Kurang Koordinasi

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Rabu, 10 Mei 2023 | 13:37 WIB
Berantas Stunting pada Anak Indonesia (ilustrasi Freepik) (yokalbar)
Berantas Stunting pada Anak Indonesia (ilustrasi Freepik) (yokalbar)

 

YOKALBAR - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mengadakan Exit Meeting untuk mengevaluasi percepatan penurunan kasus stunting di ruang rapat perwakilan BKKBN provinsi Kalbar, Selasa (9 Mei 2023).

 

Menurut Auditor dari BPKP Prov. Kalbar, Bagus Rangga Wiratama mengatakan hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum kasus stunting di Kalbar masih tinggi, namun Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sudah menjalankan pekerjaannya dengan baik.

 

"Kendala utama di lapangan adalah kekurangan koordinasi antara dinas, hal ini yang dibahas dalam pertemuan Exit Meeting hari ini. Belum semua kegiatan yang berkaitan dengan penanganan stunting terdokumentasi dengan baik, padahal substansinya ada, seperti pelatihan PKH atau rapat rembuk stunting." terangnya

 Baca Juga: Identitas dan Ciri-ciri Korban Hilang di Hutan Singkawang Timur

Baca Juga: Warga Hilang di Singkawang Timur, Tim Sisir Hutan Sekitar Bagak Sahwa

Secara garis besar fokus pertemuan ini adalah BPKP ingin membandingkan Perpres dan RAN PASTI serta realisasinya di lapangan seperti apa.

 

Dengan perbandingan tersebut kita bisa mencarikan solusi bagaimana menurunkan kasus stunting di Kalbar.

 

Kabid Kesmas Dinkes Prov. Kalbar, dr. Purwitasari menilai perlunya sinergi dari seluruh OPD terkait penanganan stunting di Kalbar.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Sumber: Kalbarprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X