Jan Maringka mengajak para petani di daerah tersebut untuk terus berupaya meningkatkan produksi komoditas pertanian guna mendukung terwujudnya kedaulatan pangan.
Mendorong Kedaulatan Pangan Melalui Ekspor
Plt. Kepala Karantina Pertanian Entikong, yakni Ahmad Nasiruddin Amar, menilai langkah-langkah yang diambil oleh Irjen sangatlah berharga dalam mencegah dan mengantisipasi ancaman krisis pangan.
Irjen telah berhasil menggerakkan semua elemen masyarakat dalam usaha bersama mencapai kedaulatan pangan di Kalimantan Barat, terutama di kawasan perbatasan, serta mendorong ekspor produk pertanian melalui perbatasan.
Data dari IQFAST menunjukkan bahwa hingga bulan Juli, ekspor komoditas jeruk dari Kabupaten Sambas melalui perbatasan Aruk mencapai volume sebesar 28.297 kg, dengan total nilai barang mencapai 152.817.500 rupiah.
Ahmad Nasiruddin mengapresiasi program luar biasa yang dijalankan oleh Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Irjen, karena program ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat serta tokoh-tokoh dalam mendukung kedaulatan pangan dan menjaga ketersediaan pangan di Kalimantan Barat.
Beliau mengakui potensi besar dalam sektor pertanian Kalimantan Barat dan menyatakan bahwa langkah-langkah ini akan memberikan dampak positif yang signifikan.
Dalam kesimpulannya, program-program dan tindakan yang diambil oleh Irjen Kementan mewujudkan komitmen serius untuk mencapai kedaulatan pangan dan menjaga ketahanan pangan di Kalimantan Barat.
Langkah-langkah tersebut bukan hanya sekedar rencana, melainkan tindakan nyata yang melibatkan berbagai pihak, yang bertujuan untuk membangun fondasi pertanian yang kuat dan berkelanjutan bagi wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Tetap Aktif di Usia Senja, Para Lansia dari LLI Singkawang Ini Gencar Bantu Masyarakat
Baru Sembuh Cedera, Thomas Doll Bawa Hansamu Yama ke Markas Dewa United
Cegah Karhutla di Perbatasan, Karantina Entikong Ambil Bagian di Rakor Anti Karhutla
Sejarah dan Fungsi Karantina Pertanian