YOKALBAR Pontianak– Dalam upaya menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan berbagai peralatan pendukung ke hampir seluruh kabupaten dan kota. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar menegaskan bahwa jumlah dan kondisi peralatan yang tersedia saat ini masih belum memadai.
Kasatgas Informasi BPBD Kalbar, Daniel, menjelaskan bahwa bantuan peralatan seperti sepeda motor, tangki air, dan pompa mesin telah didistribusikan dari pemerintah pusat melalui BNPB. Meski demikian, rincian anggaran pengadaan tidak diketahui oleh pihak daerah.
Baca Juga: Depresi Istri Selingkuh, Seorang Pria Berupaya Bunuh Diri di Kawasan Joging Track Untan
Baca Juga: Pembobolan Apotek Agung Siantan Pontianak Viral, Panjat Ruko Hingga Angkut Rp34 Juta
“Kalau soal nominal kita tidak tahu, karena ini peralatan dari BNPB. Tetapi jenis peralatan seperti sepeda motor, tangki air, pompa mesin, dan lain sebagainya sudah didistribusikan hampir ke seluruh kabupaten dan kota,” ungkap Daniel, Senin (6/5).
Ia menekankan bahwa distribusi peralatan dari pusat seharusnya dibarengi dengan inisiatif dari pemerintah kabupaten dan kota untuk melengkapi kebutuhan yang masih belum terpenuhi.
“Walaupun kita menyadari peralatan itu belum mencukupi, ini perlu peran dari pemerintah kabupaten dan kota untuk melengkapi karena itu bantuan dari pemerintah pusat,” tambahnya.
Daniel juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas dan kapasitas peralatan kebencanaan yang ada saat ini. Menurutnya, sebagian besar peralatan di kabupaten, kota, maupun provinsi sudah usang dan tidak lagi sesuai dengan tantangan lapangan.
“Kalau kita bicara peralatan kebencanaan di Kalimantan Barat ini, hampir semua kabupaten dan kota, termasuk provinsi, peralatannya perlu di-update. Peralatan yang sekarang perlu ditingkatkan karena tidak sesuai dengan kondisi,” ujarnya.