kalbar

Pelabuhan Kijing dan Smelter BAI, Proyek Inisiatif Ria Norsan yang Ubah Wajah Kalbar

Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:31 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan (yokalbar)

Yokalbar, Mempawah,— Semasa menjabat sebagai Bupati Mempawah dua periode, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan berhasil menginisiasi dua proyek raksasa berskala nasional yang kini menjadi pilar pertumbuhan industri dan logistik di Kalbar.

Dua proyek strategis nasional yang kini menjadi kebanggaan Kalbar tersebut adalah Pelabuhan Internasional Kijing dan Smelter PT Borneo Alumina Indonesia (BAI).

Dua proyek nasional ini, tak lepas dari peran dan perjuangan keras Ria Norsan semasa dia menjabat sebagai Bupati Mempawah dua periode (2009–2018).

Kedua proyek ini menjadi tonggak penting dalam mendorong hilirisasi industri dan menjadikan Kalbar sebagai simpul logistik baru di Indonesia bagian barat.

Baca Juga: Arief Rinaldi Apresiasi Kunjungan Wapres Gibran ke Mempawah: Wujud Perhatian Pusat bagi Daerah

Baca Juga: Desa Binaan Imigrasi Jadi Inspirasi di Forum Internasional DGICM 2025

Pelabuhan Internasional Kijing, yang kini menjadi pelabuhan terbesar di Kalimantan, merupakan proyek ambisius yang mulai digagas dan diperjuangkan sejak awal kepemimpinan Ria Norsan saat itu.

Pelabuhan ini mulai dibangun pada 2018, diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2022, dan saat ini dikelola oleh PT Pelindo melalui anak usahanya, PT Pelabuhan Tanjung Priok.

Dengan investasi mencapai Rp2,9 triliun, pelabuhan ini mampu menangani 500 ribu TEUs peti kemas dan hingga 8 juta ton non-peti kemas per tahun. Kijing menjadi pusat ekspor CPO, bauksit, karet, dan berbagai komoditas unggulan Kalbar.

Bahkan, throughput pelabuhan terus tumbuh signifikan. Dari 2,27 juta ton pada 2023 menjadi 3,09 juta ton pada 2024, dan ditargetkan mencapai 3,3 juta ton pada 2025.

"Pelabuhan Kijing adalah salah satu dari dua hasil perjuangan besar untuk masyarakat Kalbar. Proyek ini bukan hanya mempercepat konektivitas, tapi juga menggerakkan ekonomi daerah," ujar Ria Norsan belum lama ini.

Tak hanya itu, di sektor industri, Ria Norsan juga memainkan peran krusial dalam menghadirkan Smelter PT BAI, pabrik pengolahan alumina di Kalbar yang kini menjadi bagian penting dari rantai hilirisasi bauksit nasional.

Berlokasi di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, smelter ini diproyeksikan mampu memproduksi hingga 1 juta ton alumina per tahun dan menyerap hingga 6.000 tenaga kerja.

Smelter ini menjawab kebutuhan nasional akan pengolahan bahan mentah dalam negeri. Serta menjadi penopang pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan meningkatnya aktivitas ekonomi di sekitar kawasan industri.

Halaman:

Tags

Terkini