YOKALBAR - Ketua Asosiasi Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Kota Singkawang, Malika mengaku geram dengan aksi pengeroyokan oleh warga kepada salah satu petugas pemadam.
Ia begitu tidak terima dengan perbuatan para pelaku, pasalnya petugas pemadam tersebut dikeroyok saat hendak memadamkan kebakaran sebuah ruko di Jalan P. Natuna, Kamis 18 Mei 2023 malam.
Malika merasa heran dengan perbuatan para pelaku, di saat genting terjadinya musibah kebakaran, para pelaku malah mengeroyok petugas pemadam.
Baca Juga: KRONOLOGI Warga di Singkawang Keroyok Petugas Pemadam Saat Kebakaran di Jalan P. Natuna
Terlebih, pemicu pengeroyokan tersebut juga hanya karena pelaku yang merupakan pemilik rumah tidak terima pemadam memarkirkan mobilnya di depan rumahnya.
Malika menerangkan, petugas pemadam kebakaran swasta ini merupakan relawan yang bekerja ikhlas untuk membantu masyarakat.
Harusnya, lanjut Malika, warga membantu kelancaran petugas pemadam saat memadamkan api, bukannya menghalangi.
Baca Juga: KRONOLOGI Kebakaran di Jalan P Natuna Singkawang, Anak Pemilik Ruko Lompat dari Lantai 2
"Jangan mengganggu pemadam, kita itu mau cepat memadamkan kebakaran. Apalagi sampai terjadi pengeroyokan, itu tidak bagus, malu kita sebagai Kota Tertoleran," ungkap Malika.
Perlu diketahui, Malika turut hadir dalam mediasi antara Aliong, petugas pemadam yang jadi korban pengeroyokan dan Anen, pelaku pengeroyokan.
Anen sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada Aliong serta Malika dan petugas pemadam kebakaran lainnya. (*)