kriminal

Diduga Hendak Tawuran, Polisi Amankan Belasan Remaja di Pemangkat

Minggu, 25 Januari 2026 | 15:49 WIB
tawuran pemangkat, sambas. (Foto istimewa)

YOKALBAR, Sambas - Polres Sambas mengamankan 15 remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di wilayah Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Para remaja tersebut diduga membawa senjata tajam saat diamankan.

Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kapolsek Pemangkat AKP Ronald Deny Napitupulu menjelaskan, pengamanan bermula dari laporan masyarakat yang melihat sekelompok remaja berjalan kaki sambil membawa senjata tajam di Jalan Pembangunan, tepatnya di depan Jalan Badak Putih, Desa Lonam, Kecamatan Pemangkat.

“Setelah menerima laporan warga, anggota piket langsung menuju lokasi untuk melakukan penelusuran,” ujar AKP Ronald.

Baca Juga: Korupsi Dana Desa Rugikan Negara Rp600 Juta Lebih, Kades Tebuah Elok Ditahan Kejari Sambas

Dalam penelusuran, petugas bertemu warga yang telah lebih dulu mengamankan salah satu remaja. Berdasarkan keterangan remaja tersebut, polisi kemudian mendatangi sebuah rumah di Jalan Anom Gang Basuni, Desa Gugah Sejahtera, Kecamatan Pemangkat, yang diduga menjadi tempat berkumpul kelompok tersebut.

“Kami mengamankan seluruh remaja yang berada di lokasi dan membawanya ke Polsek Pemangkat untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah senjata tajam yang dibawa para remaja. AKP Ronald menyebutkan, kelima belas remaja itu berusia antara 14 hingga 21 tahun dan merupakan warga Kecamatan Pemangkat serta wilayah sekitarnya.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan saksi, rombongan remaja tersebut sempat terlihat sekitar pukul 00.25 WIB bergerak dari Pemangkat menuju Sambas menggunakan sepeda motor, dengan dua kendaraan diduga membawa senjata tajam. Sekitar pukul 00.40 WIB, rombongan itu kemudian berbalik arah menuju Pemangkat.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko membenarkan adanya informasi yang sempat viral di media sosial terkait dugaan rencana tawuran di kawasan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB).

“Peristiwa tawuran belum sempat terjadi karena seluruh remaja yang diduga terlibat sudah lebih dahulu diamankan petugas,” tegas AKP Sadoko.

Ia juga mengimbau peran aktif orang tua dan masyarakat dalam mencegah keterlibatan remaja dalam aksi kekerasan dan pelanggaran hukum.

“Kami mengajak para orang tua untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anaknya. Kepolisian berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Sambas,” pungkasnya.

Tags

Terkini