Yokalbar - Media sosial (medsos) belakangan ini menjadi ajang unik untuk menyimak tren yang sedang berkembang, dan satu dari yang sedang ramai adalah istilah KPPS.
Menjelang Pemilu 2024, medsos diramaikan oleh berbagai konten humor yang terkait dengan para petugas KPPS.
KPPS sendiri merupakan singkatan dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara, yang bertugas melaksanakan pemungutan suara dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Baca Juga: 4942 Anggota KPPS se-Kota Singkawang Dilantik, Ini Kata Ketua KPU Kalbar
Keunikan Gaji dan Kontroversi di Balik KPPS
Begitu banyak konten di medsos yang memperlihatkan sisi menggembirakan dari pekerjaan KPPS, terutama karena gaji yang mereka terima.
Ada juga sisi sedih, di mana beberapa individu tidak jadi dilantik sebagai anggota KPPS.
Konten-konten parodi bermunculan, seperti cerita seorang anggota KPPS yang kini mendapatkan perhatian lebih dari sebelumnya.
Salah satu contoh parodi yang viral di media sosial adalah pernyataan humor seorang anggota KPPS yang mengucapkan, "Alhamdulillah hallo dek mau sama abdi negara gak? Sekarang abang sudah jadi abdi negara dilantik jadi anggota KPPS," tulis akun TikTok @rickyerlangga05.
Di sisi lain, ada pula konten parodi di Instagram yang menggambarkan seorang pengemudi ojek online yang akhirnya bisa membeli mobil karena menjadi anggota KPPS.
Meski begitu, tak sedikit warganet yang menyebut gaji anggota KPPS hanya Rp 1,2 juta per bulan.
Baca Juga: Berawal dari Temuan Pengawas Pemilu Desa, Seorang Caleg Kedapatan jadi KPPS di Kabupaten Sambas
Bagi yang belum familiar, KPPS dibentuk oleh Panitia Pemilihan Suara (PPS) atas nama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota.
Tugas utama mereka adalah melaksanakan pemungutan suara dan penghitungan suara pemilu untuk anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota di TPS.
KPPS terdiri atas tujuh orang anggota, dengan seorang ketua yang merangkap sebagai anggota, serta enam anggota lainnya.
Artikel Terkait
Satu Korban Longsor Dievakuasi, Ternyata Sekretaris PPS
Sebuah Tulisan dari Anggota PPS Singkawang 'Pantarlih dan E-Coklit Data Pemilih Pemilu 2024'
Berawal dari Temuan Pengawas Pemilu Desa, Seorang Caleg Kedapatan jadi KPPS di Kabupaten Sambas
Perkuat Integritas PPK dan PPS Singkawang, Ini Pesan Penting KPU Kalbar Syarifah
4942 Anggota KPPS se-Kota Singkawang Dilantik, Ini Kata Ketua KPU Kalbar