Yokalbar - Turbulensi adalah fenomena dalam dunia penerbangan yang menggambarkan gerakan tidak stabil atau kacau dari udara yang mengakibatkan pesawat mengalami guncangan atau getaran.
Fenomena ini disebabkan oleh perubahan cepat dalam kecepatan dan arah angin, yang mengakibatkan gerakan udara yang tidak teratur.
Jenis-jenis Turbulensi
Turbulensi bisa dikategorikan berdasarkan penyebab dan lokasi terjadinya:
Baca Juga: Kronologis Insiden yang Dialami Qatar Airways dan Singapore Airlines
1. Turbulensi Konvektif (Thermal Turbulence)
Penyebab: Pemanasan permukaan yang tidak merata oleh sinar matahari.
Proses: Permukaan bumi menyerap panas secara tidak merata, menyebabkan udara di atasnya memanas dan naik, menciptakan arus konvektif atau arus termal. Udara panas yang naik ini bertemu dengan udara dingin di ketinggian lebih tinggi, menyebabkan guncangan.
Lokasi: Umumnya terjadi di ketinggian rendah, seringkali pada siang hari selama musim semi dan musim panas.
2. Turbulensi Mekanis (Mechanical Turbulence)
Penyebab: Penghalang fisik seperti bangunan, pohon, dan gunung yang mengganggu aliran angin.
Proses: Ketika angin bertemu dengan penghalang, ia dipaksa untuk bergerak di sekitar atau di atas penghalang, menciptakan pusaran dan aliran udara yang tidak stabil.
Lokasi: Terjadi dekat dengan permukaan tanah, terutama di daerah yang memiliki banyak penghalang fisik.
3. Geser Angin (Wind Shear)
Penyebab: Perbedaan kecepatan dan/atau arah angin pada jarak yang relatif dekat.
Proses: Terjadi ketika dua arus angin dengan kecepatan dan/atau arah yang berbeda bertemu, menciptakan perbedaan tekanan dan turbulensi di area pertemuan tersebut.
Lokasi: Bisa terjadi pada berbagai ketinggian, tetapi paling umum di sekitar aliran jet (jet stream) dan di dekat permukaan selama badai atau front cuaca.
4. Turbulensi di Dekat Aliran Jet (Clear Air Turbulence)
Penyebab: Perubahan kecepatan angin di sekitar aliran jet, yang merupakan arus angin yang sangat kuat di ketinggian tinggi.
Proses: Tidak terlihat dan tidak terdeteksi oleh radar cuaca, terjadi di udara bersih tanpa awan, menyebabkan guncangan mendadak.
Lokasi: Biasanya terjadi di ketinggian jelajah pesawat komersial, sekitar 20.000 hingga 40.000 kaki.
Penyebab Turbulensi
Selain jenis-jenis di atas, beberapa faktor utama yang menyebabkan turbulensi meliputi:
Pemanasan Matahari: Pemanasan tidak merata pada permukaan bumi yang menyebabkan udara panas naik dan bertemu dengan udara dingin.
Artikel Terkait
Zoe Levana Klarifikasi Soal Video Nyosor Gus Zizan di Klub Malam
Bantu Promosikan TransJakarta, Profil Zoe Levana yang Viral karena Melanggar Aturan
Suku Togutil Pedalaman Halmahera Datangi Lokasi Tambang
Viral! Pegi Tak Mengaku Bunuh Vina hingga 3 Wisatawan Terseret Ombak di Yogyakarta
Kronologis Insiden yang Dialami Qatar Airways dan Singapore Airlines