Yokalbar – Sebuah pesawat Qatar Airways yang terbang dari Doha ke Irlandia mengalami turbulensi hebat, melukai 12 orang pada Minggu (26/5/2024). Meskipun demikian, otoritas melaporkan bahwa pesawat berhasil mendarat dengan selamat dan tiba sesuai jadwal.
Penerbangan QR017 dengan pesawat Boeing 787 Dreamliner mendarat sebelum pukul 1 siang waktu Dublin (1200 GMT).
"Setelah mendarat, pesawat langsung disambut oleh layanan darurat, termasuk Polisi Bandara dan departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kami, karena 6 penumpang dan 6 awak (total 12) melaporkan cedera setelah pesawat mengalami turbulensi saat mengudara di atas Turki," demikian laporan dari Reuters.
Baca Juga: Viral! Pegi Tak Mengaku Bunuh Vina hingga 3 Wisatawan Terseret Ombak di Yogyakarta
Insiden ini merupakan yang kedua dalam dua pekan terakhir, setelah sebelumnya Singapore Airlines mengalami turbulensi pada 21 Mei lalu.
Pada kejadian nahas tersebut, penerbangan SQ321 dilaporkan menyebabkan satu orang tewas dan puluhan lainnya terluka, yang kemudian mendapatkan perawatan di Bangkok, tempat pesawat mendarat darurat.
Mengapa Turbulensi Bisa Terjadi?
Menurut otoritas cuaca Amerika Serikat (AS), weather.gov, turbulensi didefinisikan sebagai gerakan tidak beraturan dari sebuah pesawat dalam penerbangan, terutama bila ditandai dengan gerakan naik-turun cepat. Hal ini disebabkan oleh variasi kecepatan angin di atmosfer.
Berikut adalah penyebab utama terjadinya turbulensi:
Arus Konvektif
Arus konvektif, atau yang biasa dikenal sebagai arus termal, disebabkan oleh pemanasan permukaan yang tidak merata pada siang hari. Arus ini menyebabkan kantong udara naik dan mempengaruhi pesawat di ketinggian rendah.
Turbulensi jenis ini paling sering terjadi selama bulan-bulan musim semi dan musim panas.
Hambatan Aliran Angin (Turbulensi Mekanis)
Gerakan pusaran turbulen di dekat tanah dapat disebabkan oleh adanya penghalang seperti pohon, bangunan, atau gunung.
Hambatan aliran angin ini berhubungan langsung dengan kecepatan angin dan kekasaran penghalang tersebut.
Geser Angin (Wind Shear)
Wind shear menimbulkan turbulensi antara dua arus angin yang kecepatan dan/atau arahnya berbeda.
Hal ini umumnya ditemukan di sekitar aliran jet, tetapi bisa terjadi pada ketinggian berapa pun.
Artikel Terkait
Alasan Perumda Bengkayang Bikin Sayembara Tangkap Pelaku PETI
Zoe Levana Klarifikasi Soal Video Nyosor Gus Zizan di Klub Malam
Bantu Promosikan TransJakarta, Profil Zoe Levana yang Viral karena Melanggar Aturan
Suku Togutil Pedalaman Halmahera Datangi Lokasi Tambang
Viral! Pegi Tak Mengaku Bunuh Vina hingga 3 Wisatawan Terseret Ombak di Yogyakarta