Debu Pekat Mengancam Aceh Tamiang, Warga: Hujan jadi Kuala Lumpur, Panas jadi Padang Pasir

photo author
Turnado, YoKalbar
- Kamis, 29 Januari 2026 | 08:47 WIB
Ancaman debu dari sisa lumpur banjir di Aceh Tamiang. (Instagram/berita_aceh_tamiang_offical)
Ancaman debu dari sisa lumpur banjir di Aceh Tamiang. (Instagram/berita_aceh_tamiang_offical)

Lumpur Lebih lanjut, Pemerintah Pusat juga telah mengerahkan ribuan personel dari berbagai lembaga dan sekolah kedinasan.

Rincian personel yang diturunkan, di antaranya sebanyak 1.132 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 500 mahasiswa dari Politeknik Statistika STIS, 600 taruna dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta sekitar 2.000 personel TNI dan 1.000 personel Polri.

Adapun personel dari program Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) yang melibatkan gabungan taruna Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Universitas Pertahanan (Unhan), Akademi Kepolisian (Akpol), serta Politeknik Siber dan Sandi Negara (SSN), total mencapai 1.788 personel.

“Jadi kekuatan di Tamiang itu mungkin mendekati TNI-Polri-nya hampir 10.000 di sana. Karena memang paling banyak kolam yang terdampak lumpur,” kata Tito.

Pembersihan di Aceh Tamiang difokuskan untuk pemulihan fasilitas pemerintahan, sekolah, pasar, hingga rumah warga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X