Kisah Nur dan Kejutan MBG untuk Ayah di Sigi: Cemas yang Berujung Tangis Haru

photo author
Turnado, YoKalbar
- Jumat, 27 Februari 2026 | 01:27 WIB
Kisah Nur dan Kejutan MBG untuk Ayah di Sigi (Ist)
Kisah Nur dan Kejutan MBG untuk Ayah di Sigi (Ist)

Setiap hari ia dan teman-temannya mendapat makanan bergizi dan enak. Setelah makan, ia merasa lebih semangat mengikuti pelajaran dan bisa memperhatikan guru dengan lebih fokus.

Progam ini, menurut Nur, bukan sekadar soal makanan. “Bagi kami di Sigi, apalagi di daerah pelosok seperti tempat tinggal saya, ini tentang perhatian, tentang kepedulian yang benar-benar sampai kepada kami,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan pesannya kepada Presiden. “Untuk Pak Presiden, terima kasih. Terima kasih yang besar kami ucapkan. Dan untuk Bapak, kami semuanya mendoakan Bapak selalu sehat dan bisa memikirkan anak-anak bangsa lainnya,” ucapnya.

Nur menyadari ia mungkin hanya seorang anak dari daerah yang jauh dari pusat kota. Namun ia memiliki mimpi besar. “Dengan adanya makan bergizi gratis, saya merasa lebih kuat untuk belajar dan lebih berani untuk bercita-cita. Saya ingin suatu hari nanti bisa menjadi orang yang membanggakan orangtua saya, berguna bagi daerah saya dan juga bagi Indonesia,” tutupnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X