Kunker Menko Pangan Zulkifli Hasan ke Pemalang Bakal Disambut Aksi Demo Soal MBG

photo author
Turnado, YoKalbar
- Minggu, 1 Maret 2026 | 20:37 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ((ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah))
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ((ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah))

YOKALBAR – Menteri Koordinator (Menko) bidang pangan, Zulkifli Hasan bakal lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pada Senin 2 Maret 2026.

Berdasarkan tentative rundown yang diterima Erapos Online, Menko Pangan Zulkifli Hasan akan menjalani beberapa agenda diantaranya sosialisasi kebijakan pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sosialisasi kebijakan pangan dan MBG bakal digelar di tiga sekolah wilayah Kabupaten Pemalang, yaitu MAN Pemalang, SMA Negeri 1 Pemalang, dan SMK Negeri 1 Pemalang.

Selain itu, Zulhas—sapaan akrab Zulkifli Hasan juga akan melakukan peninjauan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Wiyorowetan, Kecamatan Ulujami.

Bertepatan dengan kunjungan Zulkifli Hasan itu, sejumlah pemuda yang tergabung dalam aliansi masyarakat peduli Pemalang (AMPP) juga bakal menggelar aksi soal MBG.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Erapos Online, AMPP bakal menggelar aksi menuntut penutupan dan evaluasi program "Maling Berkedok Gizi (MBG)" di Desa Gondang, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang

Adapun titik aksi AMPP yang bakal digelar pada Senin 2 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 WIB di fokuskan di SPPG yayasan Rizqi Barokah Abadi Gondang.

Koordinator Aksi AMPP, Warsito saat dihubungi wartawan Erapos Online menjelaskan, aksi digelar setelah pihaknya menemukan menu MBG yang diduga tidak sesuai standar, baik secara nilai gizi maupun regulasi anggaran.

”Kami menemukan menu yg kurang sesuai SOP dan standar regulasi anggaran yg di duga tidak sesuai bajed,” jelas Warsito kepada Erapos Online.

Dihimpun Erapos Online, menu MBG saat awal Ramadan 2026 di seluruh SPPG wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menjadi sorotan masyarakat. Sebab, menu yang disediakan dinilai tidak memiliki nutrisi atau gizi bagi anak sekolah.

Alih-alih mendapatkan asupan nutrisi yang ideal, kualitas hidangan yang didistribusikan ke sejumlah sekolah di Kabupaten Pemalang dinilai jauh dari ekspektasi dan terkesan dikelola secara asal-asalan.

Kegaduhan ini bermula dari unggahan akun Facebook @Co P** yang memperlihatkan potret menu MBG di SDN 02 Jrakah, Kecamatan Taman (24/2). Unggahan tersebut dengan cepat memicu reaksi negatif dari netizen dan masyarakat luas.

Menu yang diterima siswa hanya berupa nasi dengan lauk sederhana tanpa tambahan buah atau susu. Seorang guru menyebutkan bahwa “anak-anak sering kali tidak merasa kenyang, apalagi mendapatkan asupan nutrisi yang memadai.”

Banyak pihak menuding pengelola dapur (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/SPPG) hanya mengejar keuntungan semata tanpa mengindahkan standar gizi ketat yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X