YOKALBAR - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan kepulan asap tebal menyelimuti sebuah apartemen mewah dalam kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat (Jakbar), pada Kamis, 30 April 2026 pagi.
Dalam unggahan Instagram @jakarta.terkini, pada hari yang sama, dilaporkan peristiwa itu memicu kepanikan penghuni apartemen.
Pasalnya, banyak penghuni diduga terjebak besarkan kebakaran yang hingga kini masih dalam proses evakuasi di lokasi kejadian.
"Terjadi kebakaran di sebuah apartemen kawasan Tanjung Duren, banyak penghuni yang terjebak," tulis postingan tersebut.
Berdasarkan keterangan petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang berada di lokasi, proses evakuasi hingga saat ini masih terus berlangsung.
Petugas menyebut masih terdapat sejumlah penghuni yang terjebak di dalam gedung apartemen.
Lantas, bagaimana kondisi terkini yang terjadi pada insiden kebakaran besar pada apartemen kawasan Tanjung Duren, Jakbar? Berikut ulasannya.
22 Mobil Damkar Dikerahkan
Secara terpisah, Perwira Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakbar, Joko Susilo menuturkan total 22 unit mobil pemadam dengan 110 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Joko menyebut, pengerahan dilakukan bertahap sejak laporan awal diterima dari warga pada pukul 07.31 WIB.
"Total pengerahan sebanyak 22 unit dengan 110 personel," kata Joko di lokasi kejadian, Tanjung Duren, Jakbar, pada Kamis, 30 April 2026.
Joko merinci, pada pengerahan awal, Damkar telah mengirimkan 13 unit dengan 65 personel yang terdiri dari 8 unit kantor dengan 40 personel, serta 3 unit sektor Grogol Petamburan dengan 15 personel.
Selain itu, masing-masing 1 unit dari Pos Green Ville dan Pos Duta Mas dengan total 10 personel.
Api Berhasil Dilokalisir
Artikel Terkait
Mensesneg : Usai Dihubingi Dasco, Presiden Langsung Tinjau Korban Dan Gelontorkan Anggaran 4 T Untuk Perbaikan Perlintasan Kereta Api
Viral Video Ibu Paksa Anaknya Mengemis di CFD Kanjuruhan Malang: Bawa Kayu untuk Menakut-nakuti
Viral Cerita Anak Pemilik Parkiran Motor Langganan Arinjani Novita Sari, Korban Meninggal Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
TASPEN Gerak Cepat Serahkan Santunan Rp283 Juta bagi Ahli Waris Guru Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Baru 15 Menit Masuk Gedung, Pekerja Retail di Apartemen Mediterania Jakbar Beberkan Awal Mula Insiden Kebakaran