Pada kesempatan berbeda, Kakansar Ternate, Iwan Ramdani menyebut pihaknya berupaya mendekat ke area kawah saat erupsi terjadi.
"Bila terjadi erupsi, tim SAR harus Kembali ke titik aman, ini yang menjadi kendala bahwa dalam pencarian kita berlomba-lomba," kata Iwan dalam pernyataannya, pada Sabtu, 9 Mei 2026.
"Ketika aman kita mendekat ke area sekitar kawah, ketika erupsi kita harus mengamankan semua personel yang melakukan pencarian," tambahnya.
Iwan menuturkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan petugas pos pengamatan Gunung Dukono dan PVMBG dalam operasi SAR.
Saat ini, dilaporkan ratusan personel disebar untuk menemukan 3 pendaki yang masih hilang.
"Hari ini dibagi empat SRU, dengan tim satu hingga tingga mencari di luas area 700 meter persegi, melalui darat dan udara, dengan drone," beber Iwan.
"Tim darat ada 103 orang tim SAR gabungan," jelasnya.
BNPB: 20 Pendaki Terdampak
Atas peristiwa ini, Tim pencarian dan pertolongan gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara melakukan evakuasi terhadap para pendaki Gunung Dukono.
Dalam pernyataan berbeda, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menuturkan evakuasi dilakukan usai gunung tersebut mengalami erupsi.
"Berdasarkan pendataan sementara, total terdapat 20 orang pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono," kata Muhari dalam keterangan resminya, pada Sabtu, 9 Mei 2026.
"Terdiri dari 9 warga negara asing (WNA) asal Singapura, 3 orang warga dari Ternate dan 8 warga lokal dari wilayah sekitar," tambahnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari otoritas berwenang terkait proses evakuasi korban erupsi di Gunung Dukono, Malut.***
Artikel Terkait
Saat Negara Serius Benahi Daycare, Pelajaran dari Kasus Kekerasan Anak
Di Tengah Krisis Pupuk Global, Prabowo Justru Pangkas Harga 20% untuk Petani
Harga BBM Nonsubsidi Naik Lagi per 4 Mei 2026, Begini Penjelasan Pertamina
10 Universitas Terbaik Indonesia Tahun 2026, Kampus Nasional Makin Kompetitif di Dunia
Korban Tewas dalam Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara: Total 18 Orang, Ada Dugaan Jenazah Balita