Kumbul menambahkan bahwa seorang perempuan memiliki tiga peran penting yaitu peran sebagai istri, sebagai ibu, dan sebagai bagian dari masyarakat. Sebagai istri diharapkan dapat mendampingi, memotivasi, dan mendorong serta mengingatkan suaminya untuk bekerja dengan benar dan menjauhi tindak korupsi.
Sebagai sosok ibu, kata Kumbul, seorang perempuan diharapkan mampu mengimplementasikan dan menanamkan nilai-nilai integritas kepada anak-anaknya. Di saat yang sama, ia dapat mengedukasi dan menularkan nilai-nilai integritas di lingkungan sekitar termasuk lingkungan sosialnya untuk menghindari perilaku korupsi.
“Mulai saat ini, kita semua harus berubah dan kembali menanamkan serta mengimplementasikan nilai-nilai integritas dalam perilaku sehari-hari. Jangan lagi menunggu waktu yang akan mengubah kita,” kata Kumbul.
Di kesempatan yang sama, Inspektur Jenderal Kemenag Faisal Ali Hasyim menyampaikan bahwa seorang istri memiliki peran penting. Khususnya dalam mewujudkan lingkungan berintegritas yang dimulai dari keluarga.
“Ibu berperan untuk mendidik anak-anaknya dan mendorong, memotivasi, serta mengingatkan suaminya untuk bekerja dengan benar dan tidak melakukan penyimpangan. Termasuk melakukan tindak pidana korupsi,” kata Faisal.
Kegiatan pembukaan TOT yang direncanakan berlangsung selama 3 hari ini dihadiri Direktur Jenderal Bimas Katolik, Direktur Jenderal Bimas Islam, Direktur Jenderal Bimas Kristen, Direktur Jenderal Bimas Buddha, Direktur Jenderal Bimas Hindu, Staf Ahli Kemenag, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag beserta jajarannya, serta Wakil Penasehat DWP Kemenag.
Artikel Terkait
Warganet Murka, Viral Video Nakes Puskesmas Lembunu 2 Sulteng Singgung Pasien BPJS
Daftar Perolehan Medali O2SN 2023, Kecamatan Tebas
Puan Maharani Bakal Datang ke Kota Singkawang, Tinjau Bandara dan Vihara Terbesar
Mesin Jahit Rumput Tiba di Indonesia untuk Permak Lapangan Stadion Piala Dunia U 20
Justin Hubner Dipanggil Dua Timnas Sekaligus, Pilih Belanda atau Indonesia?