Untuk meredam risiko, Noviardi mendorong pemerintah mempercepat diversifikasi sumber energi, tidak hanya bergantung pada pasokan Timur Tengah, tetapi juga membuka kontrak jangka panjang dengan negara seperti Qatar, Arab Saudi, dan Australia.
Selain itu, penguatan cadangan devisa di atas US$150 miliar serta pemberian stimulus yang lebih terarah seperti bantuan langsung tunai energi bagi kelompok rentan dinilai menjadi langkah realistis.