Setelah Api Kebakaran Los Angeles, Rumah yang Selamat di Palisades Kini Hadapi Ancaman Tanah Longsor, Bangunan Sampai Terbelah Dua

photo author
Turnado, YoKalbar
- Senin, 20 Januari 2025 | 13:14 WIB
Foto kebakaran di Los Angeles. (Kalimantansatu.com/Tangkapan layar video Newsweek)
Foto kebakaran di Los Angeles. (Kalimantansatu.com/Tangkapan layar video Newsweek)

Namun setelah terjadi kebakaran, tanah di atasnya akan menjadi lebih gembur dan bisa bergerak lebih bebas.

Permasalahan abu yang menumpuk juga membuat air susah masuk ke dalam tanah, sehingga volume air di atasnya juga akan menjadi tinggi.

Seiring berjalannya waktu, air akan membentuk jalurnya sendiri dan membentuk aliran untuk menjadi jalan bagi sisa-sisa kebakaran hingga puing-puing bangunan meluncur ke bawah.

Vahedifard juga menambahkan kondisi geologi California Selatan yang memiliki lereng dalam yang terdiri dari sedimen lepas akan membuatnya lebih berisiko menghadapi tanah longsor ini.

“Kondisi ini membuat kawasan tersebut rentan terhadap tanah longsor dan aliran puing, terutama jika ada pemicu eksternal seperti kebakaran hutan,” ujarnya.

Kejadian tanah longsor hingga membuat rumah terbelah di Palisades jarang terjadi

Tanah longsor setelah terjadinya kebakaran, biasanya melewati proses selama beberapa tahun.

Kejadian yang dialami Edwards disebut relatif jarang terjadi karena kondisi api yang bahkan masih berkobar dan belum bisa dipadamkan sepenuhnya.

Vahedifard menjelaskan bahwa tanah longsor setelah kebakaran juga dipicu dengan adanya air, termasuk jika terjadi hujan di area tersebut.

Mengingat California Selatan curah hujannya sedikit sejak Mei tahun lalu, air pemicu tanah longsor kali ini berasal dari proses pemadaman dari petugas pemadam kebakaran.

Tanah longsor akan menjadi perhatian utama setelah berhasil memadamkan api

Adam VanGerpen, kapten Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles, mengatakan tanah longsor di bekas kebakaran akan menjadi kekhawatiran utama.

Ditambah jika musim hujan telah memasuki California dengan curah air yang tinggi.

“Rumah-rumah yang berada di bekas luka bakar pasca kebakaran adalah yang paling rawan, paling rentan terjadi longsor atau aliran puing di sekitarnya,” kata VanGerpen.

“Kita harus waspada, kita harus memberitahu pemilik rumah untuk tetap waspada,” imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X