Ia juga memberikan apresiasi kepada Organisasi Bantuan Hukum (OBH) di Singkawang yang telah terakreditasi.
Baca Juga: BREAKING NEWS - Gegerkan Warga Pontianak, Seorang Sopir Ditemukan Meninggal Dunia di Indekos
Kepala Divisi Keimigrasian, Arief Munandar, menyoroti perlunya pemantauan terhadap orang asing yang berada di dalam Lapas dan Rutan.
Ia meminta bantuan dan informasi terkait keberadaan WNA di wilayah kerja masing-masing untuk segera dikoordinasikan dengan pihak imigrasi.
Kepala Divisi Administrasi, Dwi Harnanto, menyampaikan bahwa di Pemasyarakatan terdapat dua program utama, yaitu program pelayanan dan penegakan hukum serta program dukungan manajemen sebagai bidang fasilitatif yang diampu oleh Divisi Administrasi.
Baca Juga: Teliti Proses Penerimaan Polri di Lingkungan Polda Kalbar, Ini Harapan Besar Kompol Yoan Febriawan
Ia menekankan pentingnya analisis beban kerja (ABK), perekrutan CPNS, dan pemeliharaan kantor untuk memastikan kinerja Pemasyarakatan yang semakin PASTI.
Dwi Harnanto juga mempertegas pentingnya penilaian indeks tata kelola pengadaan (ITKP) dan implementasi Rencana Aksi Bersama (RB) sebagai langkah menuju Wilayah Bebas Korupsi.
Semua jajaran diharapkan untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan transparansi guna membangun Pemasyarakatan yang semakin pasti dan melayani masyarakat dengan baik. (*)
Artikel Terkait
Teliti Proses Penerimaan Polri di Lingkungan Polda Kalbar, Ini Harapan Besar Kompol Yoan Febriawan
BREAKING NEWS - Gegerkan Warga Pontianak, Seorang Sopir Ditemukan Meninggal Dunia di Indekos
Polsek Jawai Berhasil Tangkap Residivis Maling yang Resahkan Warga
Angin Kencang Hantam Kayong Utara, Akses Jalan Sempat Terputus Hingga Rusak Warung Warga
Banjir Rendam Rumah Warga di Sanggau, Polisi Gelar Patroli Batingsor