Lebih lanjut, Syarif Abdullah persoalan pembangunan di Kalimantan Barat. Dirinya bersama dengan para legislator asal Kalbar di Komisi V banyak membawa aspirasi pembangunan di Kalimantan Barat.
Termasuk di antaranya pembangunan Tol Pontianak Singkawang yang saat ini sudah selesai feasibility study dan Amdalnya.
Begitu juga dengan pembangunan jembatan Kapuas III sudah selesai DED dan tinggal menunggu pemerintahan baru dilantik.
"Sebelumnya ada pula pembangunan duplikasi jembatan landak dan Kapuas I. itu semua kerja yang dilakukan oleh para legisltaor dari Kalbar agar banyak pembangunan yang bersumber dari APBN ke Kalbar," ujarnya.
"Tidak ada urusan dengan dukungan mendukung terhadap IKN. Pembangunan di Kalbar tetap ada. Penggiringan opini yang berusaha di bangun oleh pak PJ geburnur itu tidak benar dan terkesan sangat tendensius," pungkasnya.
rilis: Nasdem Kalbar (*)
Artikel Terkait
Manfaat Kurma Muda untuk Program Kehamilan Suami Istri, Belum Punya Keturunan Silahkan Coba
Merayakan Kreativitas Indonesia Melalui "Indonesia di Mata Perupa” oleh ProgramMuda
Spotify Kritik Keras Kebijakan Biaya Baru di App Store Apple di Uni Eropa
Harga dan Spesifikasi Vivo Y100 5G di Indonesia