YOKALBAR PONTIANAK- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mendorong agar BPBD Kabupaten Kota menetapkan status siaga Karhutla.
Hal ini agar penanganan bencana asap dapat lebih maksimal dan terkoordinasi dengan baik.
Sebelumnya BPBD Kalbar telah melakukan langkah antisipasi, memasuki musim kemarau yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalbar.
Baca Juga: Ketersediaan Air Jadi Masalah Petugas Saat Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya
Baca Juga: Curah Hujan Rendah Hingga September, Satgas Bencana Asap Waspada Karhutla
Salah satunya, BPBD Provinsi Kalbar sudah mendorong seluruh kabupaten kota untuk menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat karhutla , mengawasi ( Patroli darat ) secara rutin untuk mengawasi desa atau kelurahan yang berpotensi karhutla.
“Dalam rangka mengantisipasi kemarau yang berpotensi menimbulkan Karhutla , kita (BPBD Provinsi Kalbar) sudah mendorong BPBD Kabupaten Kota untuk menetapkan status siaga karhutla,”ujar Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Daniel. Juni kemarin.
Hari ini (25/6), dikatakan Daniel bahwa Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalbar juga telah menghadiri di mulainya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Wilayah Kalbar, di Lanud Supadio Pontianak.
“Tadi BPBD Kalbar telah menghadiri Pelaksanaan OMC, yang secara teknis untuk pelaksanaannya ada di BMKG, yang berlangsung di Lanud Supadio,”pungkasnya.
Artikel Terkait
Posisi Jakarta Lavani Tergantikan Oleh Bhayangkara Presisi Sebagai Juara Proliga 2024
Komando Satgas Penanganan Bencana Asap Karhutla Kalbar Dibentuk
Curah Hujan Rendah Hingga September, Satgas Bencana Asap Waspada Karhutla
Ketersediaan Air Jadi Masalah Petugas Saat Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya
KPU Singkawang Paparkan Tahapan Pemilu Kepada Pemilih Pemula, Ayu Gintari: Ayo Gunakan Hak Pilih !